Kualitas Udara Sedang, Muncul Titik Api Baru di Siak Kecil dan Pinggir Kabupaten Bengkalis Riau

9
0

ِPortal Berita Riau
Bagikan:

Koranriau.com BENGKALIS – Sempat nihil kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa waktu belakangan, titik api kembali muncul di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kali ini titik api terpantau di wilayah Bengkalis daratan. Bahkan titik api sudah terpantau sejak dua hari terakhir.

Demikian diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalis Tajul Mudaris, Minggu (25/8/2019).

Dua titik api tersebut berada di Kecamatan Siak Kecil dan Kecamatan Pinggir. Saat ini tim pemadam gabungan dari BPBD Bengkalis, Damkar Bengkalis, dibantu TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api (MPA) masih berjibaku melakukan pemadaman.

“Untuk di Kecamatan Siak Kecil, luas lahan yang terbakar sekitar 4 hektare lebih, tepatnya di Desa Muara Dua. Saat ini masih ada titik api, tim masih melakukan pemadaman di lokasi,” ujar Tajul Mudaris.

Sementara, karhutla di Kecamatan Pinggir terjadi di Desa Pangkalan Libut. Karhutla di lokasi ini sudah berlangsung selama dua hari juga. Luas lahan terbakar diperkirakan sekitar satu hektare.

“Hingga saat ini petugas gabungan belum berhasil memadamkan karhutla dan jumlah titik api yang belum bisa terjangkau ada 3 titik api. Kendala saat pemadaman yaitu, sumber air dari lokasi kebakaran jauh, jarak tempuh yang dilalui,” ungkap Tajul.

Terkait :   Lounching Bansos PKH Non Tunai, Ini Pesan Bupati Rohil!

Sementara di beberapa kecamatan lain kondisi masih aman dari karhutla. Tidak terpantau adanya titik api baru hingga Sabtu (24/8/2019). Cuaca juga terjadi hujan lokal di beberapa titik sejak kemarin.

Terkait kualitas udara untuk wilayah Bengkalis masih dalam keadaan normal. Hasil pantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkalis dari papan ISPU yang ada di Duri Camp dan Duri Field menunjukkan kondisi udara pada kualitas sedang.

“Sampai Minggu pagi pantauan ISPU kita menunjukkan kualitas udara di dua titik yang terpasang dalam keadaan sedang,” terang Arman AA, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bengkalis.

Ditambahkannya, kualitas udara Bengkalis sejak beberapa hari terakhir memang terpantau berada di kualitas sedang. Hal ini mengalami peningkatan sejak beberapa pekan yang lalu kualitas udara sempat berada di batas tidak sehat.

Belum Liburkan Sekolah

Kabut asap dinilai belum mengganggu aktivitas masyarakat Bengkalis. Kepala Dinas Kesehatan Bengkalia, Ersan Saputra, Minggu (25/8/2019) mengatakan, kondisi udara masih baik di Pulau Bengkalis.

Terkait :   Sekdaprov dan Tim Lohan Korea Bahas Master Plan Sungai Siak

“Begitu juga di daratan seperti di Mandau, saat ini saya berada di Duri kabut asap ada tapi tidak terlalu tinggilah masih kualitas baik udara. Laporan dari pulau juga sama,” ungkap Ersan.

Meski demikian tetap akan dipantau laporan update kondisi kualitas udara berikutnya.
Sedangkan Dinas Pendidikan belum ada rencana meliburkan sekolah.

“Sejauh ini belum ada rekomendasi dari Dinas Kesehatan terkait kualitas udara kita. Tidak mungkin kita main liburkan begitu saja,” ujar Kabid Pendidikan Dasar, Suwanto.

Namun pihaknya akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait terkait kondisi kualitas udara ini. Kalau dari Dinas Kesehatan mengeluarkan rekomendasi kualitas udara sudah berbahaya, baru akan dirapatkan rencana diliburkan atau tidaknya murid sekolah.

Menurut dia, sejauh ini juga belum ada keluhan dari sekolah terkait kondisi kualitas udara sampai menganggu aktivitas belajar.

“Kadang hari ini ada kabut asap, besok sudah hilang. Kemungkinan kabut asap ini kiriman, belum menganggu aktifitas belajar mengajar,” terang Suwanto.

 

Sumber:TRIBUNBENGKALIS.COM