Suruh Tiga Pria Panen Sawit di Kebun Orang Lain, Polisi Bekuk Warga Pasir Pandak Rohul

3
0

ِPortal Berita Riau
Bagikan:

KORAN RIAU, PASIRPANGARAIAN – Pria berinisial MK (40 tahun), warga Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau ditangkap polisi.

MK dituduh telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), atau menyuruh orang melakukan dan ikut serta melakukan pencurian.

Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua melalui Paur Humas Ipda Feri Fadli mengungkapkan, dugaan curat dilakukan MK terjadi pada Senin sore (8/7/2019).

Saat itu, Mukhlis (46), selaku korban sekaligus pemilik kebun kelapa sawit, warga Sei Emas Desa Kepenuhan Barat, pergi ke kebun sawitnya bersama saksi Ahmad Taher (46), yang berlokasi di daerah Jalan Baru PT EMA Desa Kepenuhan Hilir.

“Setibanya di kebunnya, Mukhlis dan saksi satu dibikin kaget, sebab ada 3 laki-laki tidak dikenal tengah memanen TBS kelapa sawit di kebunnya,” katanya, Kamis (11/7/2019).

Terkait :   Partisipasi Dalam Porprov Riau Tahun 2017, Ketua JOIN Kampar Resmi Serahkan Nama-Nama Pengurus

Mukhlis lantas menghubungi HM Razif (60), selaku saksi dua, untuk melaporkan dugaan pencurian yang terjadi di kebunnya ke Polsek Kepenuhan.

“Selanjutnya anggota polisi bersama saksi dua mendatangi TKP, dan berjumpa dengan korban dan saksi satu di TKP,” sebutnya.

Setibanya di TKP, polisi bersama korban dan 2 saksi menjumpai 3 laki-laki tidak dikenal sedang memanen buah kelapa sawit di kebun korban.

Saat ditanya polisi, tambahnya, ketiga laki-laki ini mengaku memanen sawit karena disuruh oleh MK.

“Saat ditanya korban berapa banyak buah sawit yang sudah dipanen, dijawab tukang panen lebih kurang 5 ton,” ungkapnya.

Saat polisi menginterogasi ketiga laki-laki ini, tidak lama berselang datang sebuah mobil pickup Mitsubishi L300 warna hitam yang dikendarai Roki dan Rosi.

Keduanya mengaku akan mengangkat buah kelapa sawit yang telah dipanen. Buah sawit yang akan dibawa yakni milik Slamet yang telah dibeli dari MK, namun dijawab Mukhlis bahwa sawit tersebut adalah miliknya.

Terkait :   BBKSDA Riau Bentuk Tim Pembersihan Jerat di Hutan Riau

“Atas kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian lebih kurang Rp4 juta,” sebutnya.

Kemudian, pada Selasa dini hari (9/7/2019), anggota Polsek Kepenuhan melakukan penyelidikan, dan diketahui terlapor MK tengah berada di sebuah rumah di Desa Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam.

Atas perintah Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril SH, anggota mengecek kebenaran informasi. Setibanya di lokasi bahwa benar pelaku ada di sana, dan langsung dilakukan penangkapan.

“Saat diinterogasi bahwa benar pelaku mengakui kepada tukang panen dan yang akan membeli sawit kebun tersebut adalah miliknya, atas perbuatannya, pelaku dibawa ke Polsek Kepenuhan untuk dilakukan proses hukum selanjutnya,” urai Ipda Feri Fadli. (Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

 

Sumber:TRIBUNROHUL.COM