Sadis! Gara-gara Nasehati Preman Mabuk, Bejo Tewas Ditikam Pakai Pisau

1
0

ِPortal Berita Riau
Bagikan:

KORAN RIAU, BAGANSIAPIAPI – Polsek Pujud berhasil menangkap Puni Nduru (28) dan Hari Yunus Jhay (21), keduanya merupakan warga Perumahan Kelompok Tani RKT Desa Akar Belingkar Kecamatan Pujud Kabupaten Rohil – Riau.

Diduga kedua tersangka telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan Bejo (19) warga Desa Sei Meranti Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rohil – Riau meninggal dunia.

Informasi yang dirangkum bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa 2 Juli 2019 sekira pukul 00.30 wib di wilayah Perumahan Kelompok Tani RKT Dusun Pondok Cabe Kepenghuluan Akar Belingkar Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rohil – Riau.

Kapolres Rohil Akbp.Sigit Adiwuryanto Sik MH saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Akp. Juliandi SH pada Rabu 3 Juni 2019 oleh Riausky.com membenarkan hal tersebut.

Terkait :   Brigadir David Itu Tauladannya Masyarakat Binaanya, "Penghargaan Kabaharkam Polri Pantas Diterimanya"

Dijelaskannya bahwa pada Senin 1 Juli 2019 sekira pukul 15.00 wib, korban dan tersangka sama-sama minum tuak di warung tuak Petnis Tamba di Dusun Jadi Mulya Kepenghuluan Sei Meranti Kecamatan Tanjung Medan.

Sekira pukul 00.30 wib, kedua pelaku selesai minum tuak dan melakukan pembayaran atas tuak yang mereka minum kepada pemilik warung. Melihat pelaku pulang naik sepeda motor, korban menyampaikan kepada pelaku untuk ikut numpang pulang kerumahnya. Kemudian kedua pelaku memberi tumpangan dengan bonceng tiga.

“Di perjalanan menuju pulang, korban berkata kepada salah satu pelaku Puni Nduru dengan mengucapkan kata, jangan sok preman kau…, kata korban.

Mendengar perkataan korban tersebut pelaku Puni Nduru tidak senang, kemudian menyuruh pelaku Hari Yanus Jhay untuk berhenti di Simpang Blok 1A Kebun Kelompok Tani RKT.

Terkait :   Anda Ingin Transparansi di Desa Kemang Indah? Hendri Kampay Solusinya!

Setelah sepeda motor berhenti, pelaku Puni Nduru mengajak korban untuk tidur di rumah abangnya Suka Hari Nduru.

Selanjutnya, korban berbaring dilantai sambil memejam kan mata. Melihat korban sudah tidur, pelaku Puni Nduru menikamkan sebilah pisau ke arah perut korban sebanyak satu kali. Setelah menusuk korban, pelaku membuang pisau tersebut dibelakang rumah abang dan bergegas meninggalkan korban begitu saja.

Akibat dari luka tikam yang dialami korban, sehingga membuat korban meninggal dunia.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada tindakan kekerasan yang menyebab seseorang meninggal dunia. Polsek Pujud melakukan lidik dan mengaman kan dua pelaku keMapolsek Pujud ,” Kata Kasubag Humas. (R15)

 

Sumber:RIAUSKY.COM