Naas, 2 Bocah yang Dinyatakan Hilang Ditemukan di Dalam Lemari Es dalam Kondisi Tak Bernyawa

2
0

ِPortal Berita Riau
Bagikan:

KORAN RIAU – Naas dua bocah yang sembunyi di dalam lemari es tewas setelah kehabisan nafas.

Keduanya terkunci setelah bersemunyi di dalam lemari es bekas di halaman rumah mereka.

Kedua orangtua bocah yang awalnya kehilangan anaknya, lemas mengetahui buah hatinya ternyata sudah meninggal dunia di dalam lemari es.

Jasad keduanya ditemukan polisi yang melakukan penyisiran lokasi hilangnya kedua bocah tersebut

Dua bocah kakak beradik ditemukan tewas setelah tak sengaja terkunci di dalam lemari es.

Peristiwa ini terjadi saat kakak beradik ini tengah bermain petak umpet.

Namun nahas, dua bocah tersebut tak dapat keluar setelah masuk ke dalam sebuah lemari es tua.

Dilansir Grid.ID dari Dailymail, David (6) dan Nikita (4) bermain petak umpet di desa Mikhaylovka, Kirgistan Timur.

Terkait :   Abraham Samad Tak Berkeinginan Jadi Menteri, Tetapi Siap Jadi Cawapres

Menurut dugaan polisi, David bersembunyi di lemari es tua yang sengaja ditinggalkan di halaman dekat rumah mereka karena rusak.

Setelah itu, sang adik, Nikita menyusul kakaknya masuk ke dalam kulkas.

Tetapi saat keduanya di dalam, pintu menutup dan mengunci secara otomatis.

Diketahui lemari es tua tersebut merupakan buatan zaman era Soviet, di mana pintunya tak dapat dibuka dari dalam.

Menghilangnya kedua kakak beradik ini pun menimbulkan kecemasan orangtua mereka.

Kedua orangtua mereka, Roman dan Yulia segera mencari anak-anaknya dengan menyisir seluruh desa.

Namun setelah beberapa jam mencari, mereka tak kunjung menemukan kedua bocah tersebut.

Roman dan Yulia pun melaporkannya kepada polisi agar dilakukan pencarian.
Polisi kemudian melakukan penyisiran di sekitar rumah terlebih dahulu.

Terkait :   Mudah-Mudahan Gerindra Usung Calon Presiden Alternatif - PKS

Mereka akhirnya menemukan anak-anak itu di lemari es.

Kedua bocah malang itu ditemukan dalam kondisi sudah tak sadarkan diri dan telah diupayakan CPR.

Namun sayang, anak-anak tersebut tak dapat tertolong.

“Orangtua anak-anak itu khawatir setelah suara anak-anaknya tak terdengar lagi dan mulai mencari mereka,” ujar polisi setempat.

“Anak-anak terakhir terlihat bermain di halaman dekat rumah mereka,” lanjutnya.

“Lima jam kemudian, mereka ditemukan di lemari es. Mereka tak bisa membuka kulkas dari dalam dan mati kehabisan napas,” tukasnya.

Lemari es tua tempat kedua bocah kakak beradik bersembunyi dan tewas.

Polisi menetapkan kejadian ini murni adalah kecelakaan. (*)

Sumber : TribunNews.com