Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Bandara SSK II Pekanbaru Bisa Merugi Rp3 Miliar Setiap Bulan

2
0

ِPortal Berita Riau
Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Bandara SSK II Pekanbaru Bisa Merugi Rp3 Miliar Setiap Bulan
Suasana di pintu keberangkatan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Minggu (28/4/2019). Poto : Tribun Pekanbaru/Alex Sander
Bagikan:

KORAN RIAU, PEKANBARU-Sejak harga tiket penerbangan mengalami kenaikan mulai awal tahun 2019 lalu, dampaknya memang langsung dirasakan oleh berbagai pihak.

Tak terkecuali kepada para pelaku bisnis besar. Misalnya untuk di Riau, yakni PT Angkasa Pura II selaku pihak yang memiliki otoritas dalam pengelolaan Bandara SSK II Pekanbaru.

Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II, Jaya Tahoma Sirait menjelaskan, kenaikan harga tiket ini, sangat berdampak pada produksi dan pendapatan pihaknya.

“Kalau dari sisi penurunan penumpang itu sudah di atas 28 persen. Dan dari sisi pendapatkan juga sangat terasa, ada potential loss yang cukup besar. Kalau dirata-rata tiap bulan mencapai angka Rp3 miliar,” kata Jaya, Rabu (8/5/2019).

“Jadi kalau rata-rata Rp3 miliar tiap bulan, sudah berlangsung 4 bulan ini ya sudah Rp12 miliar kerugian minimum yang kami rasakan,” sambung dia.

Terkait :   Heboh, Beruang liar serang pasangan suami istri dikebun karet

Pihaknya berharap, harga tiket bisa turun atau kembali normal, khususnya jelang angkutan lebaran.

“Angkasa Pura II sebagai penyelenggara bandara tidak punya wewenang untuk menekan harga tiket pesawat. Kami hanya bisa mengimbau maskapai,” ungkapnya.

Ia mengaku tak mengetahui pasti mengapa perusahaan maskapai penerbangan menaikkan harga tiket.

Hingga kini maskapai juga tak kunjung menurunkan harga tiket pesawat, padahal Menteri Perhubungan Budi Karya sudah memerintahkan hal tersebut berkali-kali.

“Kita juga masih bingung, salah satu kenaikan menurut mereka karena harga avtur. Tapi dibanding dengan harga di luar negeri relatif sama,” ucapnya.

Selain penerbangan domestik yang mengalami penurunan, yakni sekitar 28 penerbangan baik datang dan berangkat setiap harinya, Jaya memaparkan, penerbangan internasional juga cenderung lesu.

Terkait :   Menyedihkan! "Jangankan Untuk Menabung, Makan Saja Sudah Susah"

Salah satunya, maskapai Air Asia yang sudah membatalkan penerbangan ke Kuala Lumpur, Malaysia, sejak 7 hingga 23 Mei 2019.

“Alasannya karena alasan operasional, tetapi biasanya karena memang jumlah penumpang yang sedikit. Meningkat paling saat angkutan lebaran. Itu pun naiknya dari kondisi saat ini, paling 6 sampai 8 persen,” tuturnya.

Harga tiket pesawat untuk rute Pekanbaru ke Bandara Soekarno-Hatta maupun Halim Perdanakusuma di Jakarta, saat ini masih bertahan di atas Rp1 juta per penumpang.

“Harga tiket sekarang sudah sama dengan harga tiket Lebaran. Jadi kalau pun bisa naik 6 sampai 8 persen, saya rasa itu sudah sangat luar biasa,” tandasnya.

Sumber: Tribunpekanbaru.com