Proyek Pembangunan Drainase di Jalan Garuda Sakti Tampan Pekanbaru Mulai Dikeluhkan Oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

19
0

ِPortal Berita Riau
Proyek Pembangunan Drainase di Jalan Garuda Sakti Tampan Pekanbaru Mulai Dikeluhkan Oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya
Proyek pekerjaan pembangunan drainase di sepanjang Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan dikeluhkan warga, Rabu (3/4/2019) Dok.Istimewa
Bagikan:

KORAN RIAU, Proyek pekerjaan pembangunan drainase di sepanjang Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan dikeluhkan warga, Rabu (3/4/2019). Pasalnya pihak kontraktor yang bekerja membuat drainase ini tidak menimbun kembali tanah-tanah bekas galianya ke lubang yang ada disisi drainase.

Padahal proses pekerjaan drainase sudah selesai dikerjakan. Akibatnya warga yang membuka usaha di ruas jalan tersebut terganggu.

Sebab pembeli yang akan masuk ke area tempat usahanya menjadi terhambat akibat akses jalan masuk yang tertutup tanah dan material bekas pembangunan drainase.

“Lubang bekas galian parit itu ngak ditutup. Jadi menghalangi akses jalan masuk ke warung,” kata Mega salah seorang warga yang membuka usaha di Jalan Garuda Sakti.

Terkait :   Koramil 11/PWK Kandis Gandeng Lurah Kandis Kota Gelar Acara Nobar Film G30S/PKI

“Sudah sebulan lebih seperti ini, kan berpengaruh ke penjualan kita, orang mau ke warung jadi susah kan masuknya,” imbuhnya.

Mega mengungkapkan, pekerjaan pembangunan drainase yang ada di depan tempat usahanya sudah selesai dibangun.

Namun hingga saat ini lubang bekas galian di sisi drainase tidak kunjung ditutup.

Tanah bekas galian dan material bangunan pun dibiarkan bertumpuk di depan akses jalan masuk ke warungnya.

“Kemarin saya sudah tanya ke mandor proyeknya, kenapa itu nggak ditutup. Alasan mereka katanya tukangnya ngak mau ngerjakan,” kata Mega kesal.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau saat dikonfirmasi TRIBUNPEKANBARU.COM, Rabu (3/4/2019) mengungkapkan, bahwa proyek pembangunan drainase di sepanjang jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan tersebut merupakan proyek pemerintah pusat yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Terkait :   Tiga Ruas Jalan di Pekanbaru Ini Kondisi Rusak Parah

“Itu pekerjaan APBN,” kata Yunnan.

Menurut keterangan Yunnan, saat ini proses pekerjaan proyek tersebut masih berjalan. Dirinya tidak yakin jika proyek tersebut sudah selesai dan bekas galian tidak dituup kembali.

“Itu kan belum selesai, kalau sudah selesai itu biasanya dibersihkan, nanti kalau sudah selesai itu ditimbul lagi. Tidak mungkin ditinggal begitu saja,” katanya.

Sumber : Tribunpekanbaru.com