33 Titik Api Baru Terpantau Hari ini di Wilayah Kepulauan Meranti Riau

100
0

ِPortal Berita Riau
33 Titik Api Baru Terpantau Hari ini di Wilayah Kepulauan Meranti Riau
FOTO ILUSTRASI - Proses pemadaman kebakaran lahan di desa Tengayun Raya, Kepulauan Meranti, Rabu (13/2/2019). Dok. Istimewa
Bagikan:

KORAN RIAU, MERANTI – Pagi ini Jumat (1/3/2019) 33 titik api terpantau satelit BMKG di wilayah kabupaten Kepulauan Meranti.

Edy Afrizal Kalaksa Badan Penanggulangan Kepada Tribun mengatakan titik api tersebut tersebar di dua desa di dua kecamatan Kepulauan Meranti.

“Sebanyak 33 titik api tersebut tersebar di dua desa, satu di kampung Balak, Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi barat, dan desa Bungur, kecamatan rangsang pesisir,” ungkap Edy.

Dirinya mengatakan sejak kemarin untuk Desa Balak, sudah mulai terpantau adanya titik api. Untuk desa Bungur titik api mulai terpantau pagi ini.

Saat dihubungi pagi ini, Edy mengatakan sedang melaksanakan rapat untuk menyiapkan keberangkatan personil dan perlengkapan untuk pemadaman di lokasi titik api.

Terkait :   Penemuan Ratusan Butir Amunisi oleh Petani di Ladang Sawit.

“Kita sedang mengadakan rapat hari ini untuk menyiapkan tim untuk langsung ke lokasi. Selain itu untuk desa Balak, personil kita juga sudah berada di lokasi selama 4 malam,” ujar Edy.

Edy mengatakan sejumlah personil gabungan dan masyarakat saat ini sudah berada di lokasi titik api. “Pihak kepolisian, masyarakat dan dari PT SRL saat ini sudah berada di lokasi titik api,” tuturnya.

Edy mengungkapkan bahwa saat ini sedang menyiapkan persiapan keberangkatan sebelum siang hari.

“Kita siapkan personil kita sebanyak 15 orang. Danramil juga akan turun beserta personilnya, serta peralatan dan logistik kita di lapangan,” pungkas Edy.

Walaupun demikian Edy menyampaikan bahwa ke tempat lokasi masih menjadi kendala bagi timnya.

Terkait :   Sigap Satreskrim Rohil Sehari Tangkap Dua Pelaku Karlahut

“Karena kita ke lokasi pertama baik speed boat, lalu kita menyerang lagi naik pompong (perahu kecil, lalu jalan kaki ke lokasi titik api,” ungkapnya.

Hingga saat ini masih belum diketahui dengan pasti berapa luas jumlah lahan yang terbakar dan status kepemilikan lahan tersebut. Selain itu Edy juga belum bisa menyampaikan penyebab kebakaran tersebut.

“Sekarang masih tahap Lidik kepolisian, berapa jumlahnya dan siapa pemilik lahan tersebut,” ungkapnya.

“Saya minta doa masyarakat dan semuanya, agar tim yang bekerja bisa lancar bekerja dan api bisa cepat padam,” tutup Edy.

Sumber : Tribunpekanbaru.com