Jembatan Siak IV Belum Bisa Dilewati, Ternyata Ini Alasannya

74
0

ِPortal Berita Riau
Jembatan Siak IV Belum Bisa Dilewati, Ternyata Ini Alasannya
Ilustrasi Para pengendara melewati jalan akses menuju Jembatan Siak IV di Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Jumat (15/2/2019). Dok.Internet
Bagikan:

KORAN RIAU, PEKANBARU – Meski sudah diresmilkan, namun hingga kini Jembatan Siak IV yang menghubungkan Jalan Sudirman dengan Rumbai Pesisir belum bisa dilewati pengendara.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) masih menunggu sertifikat layak dari Kementerian PUPR.

Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto, Minggu (17/2/2019) mengatakan, Jembatan Siak IV diperkirakan akan dioperasionalkan pada akhir Februari ini.

Sebab pleno di tingkat kementerian terkait terhadap hasil uji beban sudah dilakukan.

Bahkan secara lisan sudah disampaikan ke Pemprov Riau, bahwa pada prinsipnya jembatan ini sudah bisa diakses untuk umum.

“Tapi supaya aman kami memang menunggu sertifikat tertulisnya keluar. Takutnya kalau ada masalah nanti makin repot. Kami beharap sertifikasi kelayakan untuk jembatan ini bisa keluar, perkiraan kita akhir Februari ini sudah keluar,” katanya.

Terkait :   Gubernur Riau Hadiri Pelantikan DPD IMM Riau Periode 2019-2021

Dadang mengungkapkan, rapat pleno Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) terhadap hasil uji beban Jembatan Siak IV diputuskan bahwa jembatan Siak IV layak dioperasikan.

Rapat dihadiri oleh 28 peserta rapat, termasuk dari tim KKJTJ di Kantor Kementrian PUPR RI, Rabu (13/2) lalu.

“Seluruh anggota tim KKJTJ yang hadir dalam rapat pleno sepakat, bahwa berdasarkan hasil uji beban, jembatan siak IV dinyatakan layak dan tidak ada masalah,” katanya.

Meski rapat pleno KKJTJ memutuskan Jembatan Siak IV dinyatakan layak operasi, namun pihaknya sejauh ini belum mendapatkan sertifikat layak.

Sebab sertifikat layak yang menerbitkan adalah pihak Kementrian PUPR.

“Hasil dari rapat pleno ini diusulkan ke kementerian untuk diterbitkan sertifikat layaknya, sekarang masih dalam proses, kita tunggu saja,” ujarnya.

Dadang mengungkapkan, saat ia menghadiri rapat pleno, anggota tim KKJTJ sempat menyampaikan secara lisan untuk membuka jembatan tersebut untuk umum.

Terkait :   Dinas Kesehatan bersama Tim PKK didukung oleh Forkominda laksanakan Peringatan Bulan Peduli Kanker

Namun pernyataan tersebut baru sebatas lisan.

Sehingga pihaknya tidak ingin terburu-buru untuk membukanya.

“Iya, kemarin tim KKJTJ itu sempat bilang ke kami. Silakan saja kalau mau dibuka, itu bisa dilewati oleh mobil-mobil yang kecil. Tapi kita belum berani, karena kita ingin taat aturan. Begitu dapat sertifikat layaknya, kita akan langsung buka,” katanya.

 

Sumber : Tribunpekanbaru.com