Gubernur Riau Ingin Temui Moeldoko Laporkan Progres Soal Tol Pekanbaru – Dumai

57
0

ِPortal Berita Riau
Gubernur Riau Ingin Temui Moeldoko Laporkan Progres Soal Tol Pekanbaru - Dumai
Usai Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Gubernur Riau Sebut Ingin Temui Moeldoko Laporkan Progres Sumber : tribunpekanbaru/syaifulmisgio
Bagikan:

KORAN RIAU, PEKANBARU – Pekerjaan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai yang merupakan bagian trans Sumatera terus digesa.

Untuk melihat sejauh mana progres pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, Gubenur Riau, Wan Thamrin Hasyim bersama sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru melakukan peninjauan, Rabu (30/1/2019).

Kali ini jalan tol Pekanbaru-Dumai yang ditinjau oleh Gubenur Riau dan rombongan adalah seksi 1, Pekanbaru-Minas.

Pembangunan tol Pekanbaru Dumai sudah mencapai di atas 50 persen.

Saat ini pembangunan Jalan tol Pekanbaru-Dumai yang masuk di seksi 1 sudah teraspal sepanjang 6 kilometer dari total 9,5 meter.

Masih ada lebih kurang 3 kilometer yang masih dalam proses pengaspalan.

Sedangkan 500 meter lagi masih dalam proses ganti rugi lahan.

“Ada beberapa spot anak sungai yang harus kita buat jembatan. Ini salah satu kendala kita. Tapi ini akan terus kita kebut, target kita Maret sudah teraspal semua,” kata Bambang Hendarto pimpinan proyek pembangunan Tol Pekanbaru – Dumai dari Hutama Karya, Rabu (30/1/2019) saat mendampingi Gubenur Riau, Wan Thamrin Hasyim meninjau pembangunan jalan tol Pekanbaru – Dumai.

Pantuan Tribunpekanbaru.com di lapangan saat memasuki jalan menuju ke pintu tol, masih dalam pengerasan dan dipenuhi batu kerikil.

Namun pemandangan berbeda terlihat saat sudah masuk ke pintu tol.

Aspal hitam dan mulus terlihat menghitam.

Saat baru masuk ke kawasan ini terlihat pintu tol sudah dibangun.

Pos-pos tempat pembayaran tol juga sudah dibangun.

Namun masih belum terlihat rapi.

Setelah melewati pintu tol, mobil dengan mulus melewati jalan tol ini hingga sejauh 2,5 kilometer.

Setelah itu, iring-iringan kendaraan yang ditumpangi rombongan Gubenur Riau berjalan dijalan tanah disampin jalan Tol.

Sebab jalan tol belum seluruhnya bisa dilewati karena masih dalam tahap pekerjaan.

Beberapa titik masih terlihat pekerja sedang melakukan pekerjaan.

Ada yang melakukan pekerjaan pengaspalan, ada yang sedang melakukan pengerasan ada juga beberapa pekerja yang sedang menyiapkan tonggak-tonggak jembatan.

Proyek pembangunan Trans Riau yang menghubungkan Pekanbaru – Dumai dibagi menjadi 6 seksi.

Terkait :   Jalan Tol Pekanbaru-Dumai,Pernah Disebut Plt Gubernur Riau Pembangunan Paling Lama di Dunia, Namun Apa Yang Terjadi ?

Total ruas jalan yang akan dibangun mencapai 131 kilometer.

“Alhamdulilah progres tol cukup bagus. Senin depan saya akan menghadap Pak Moeldoko, saya akan sampaikan progres jalan tol Pekanbaru-Dumai, sekaligus saya pamit sebagai Gubernur Riau karena 19 Februari masa jabatan saya habis,” kata Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim.

Selasa (6/11/2018) lalu Wan Thamrin Hasyim juga pernah meninjau langsung pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai seksi I.

Didamping pihak Hutama Karya, Kementerian PUPR dan Asisten II Setdaprov Riau Masperi serta beberapa Kadis di Pemprov Riau, Wan Thamrin Hasyim yang saat itu masih menjadi Wan Thamrin datang ke lokasi pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai,

Menggunakan mobil Land Cruiser, dia menyisir jalan tol Pekanbaru-Dumai seksi I hingga kilometer 7 dan langsung melewati badan jalan tol yang sebagian besarnya sudah diaspal.

“Tidak sia-sia saya kemarin marah. Hasilnya Alhamdulillah sudah bagus dan ini bukti keseriusan dalam menuntaskan pembangunan, “ujar Wan Thamrin Hasyim usai meninjau pembangunan.

Untuk jalur tol dari seksi satu atau pintu masuk ini sendiri juga suda terpasang jalur masyarakat underpass di atas jalan tol, sedangkan gerbang tolnya juga sudah mulai dibangun.

Pembangunan fisik jalan tol Pekanbaru-Dumai sudah lebih bagus dan hanya ada beberapa titik lagi yang kondisinya sedang pengerasan.

Selanjutnya dilakukan pembangunan konstruksi fisik.

“Minimal habis jabatan saya Februari selesai seksi I. Saya melihat tadi tinggal jalan saja, saya juga melihat mutu sudah bagus dan semua sudah jalur dua, “ujar Wan Thamrin Hasyim.

Ia juga berencana membawa Gubernur terpilih Riau Syamsuar, Walikota Dumai dan Bupati Bengkalis untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

“Saya tadi sempat ajak Pak Syamsuar tinjau tol, cuma dia sedang berada di Medan, nanti akan saya ajak,”jelasnya.

Dirinya juga meminta agar semua mendukung pekerjaan yang sedang dilakukan PT Hutama Karya tersebut, agar selesai tepat waktu.

Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai ini sempat menjadi sorotan banyak orang termasuk  Wan Thamrin Hasyim.

Dia pernah marah dan menyebut pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai terlama di dunia.

Terkait :   Jalin Kerjasama, Ketua JOIN Kampar Silaturahmi ke RSUD Bangkinang

Pernyataan ini dilontarkan saat rapat progres pembangunan tol Pekanbaru – Dumai bersama pihak terkait di Kantor Gubernur Riau Rabu (26/9/2018).

Memimpin langsung rapat, Wan Thamrin justru tidak menemukan progres pembangunan dibandingkan rapat terakhir yang digelar tiga bulan sebelumnya.

Kemarahan Wan Thamrin Hasyim hingga menyebut Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Paling Lama di Dunia karena kecewa tak adanya progres jalan tol yang menjadi Tol Trans Sumatra tersebut.

Kemarahan ini setelah penjelasan dari pihak Hutama Karya yang menyebutkan masih bermasalah pada Izin pinjam pakai lahan kawasan hutan dan progresnya belum ada sejak rapat lalu.

“Tidak ada sebuah progres pun dari rapat dulu ini terus yang berputar tidak pernah selesai. Kalau kayak gini bagus kita tutup saja rapat ini, “ujar Wan Thamrin Wan Thamrin Hasyim emosi saat pimpin rapat.

Plt Gubri menyebut pembangunan tol Pekanbaru – Dumai ini merupakan tanggung jawab dan merupakan utang kepada rakyat.

Namun tidak ada progres pembangunan membuatnya kecewa.

“Kita iri dengan daerah lain, kan Hutama Karya membangun tol di daerah lain juga kan masalahnya tidak ada seperti di Riau. Kok kayak gini untuk Riau, “ujar Wan Thamrin Hasyim.

Wan Thamrin Hasyim juga menyayangkan bawahannya di OPD Pemprov yang tidak ada progres kerjanya setelah rapat yang dilakukan sebelumnya.

“Tidak ada progres tidak ada kemajuan. Kasihan Gubernur kita selama ini kalau kayak gini stafnya. Saya kira mereka lapor ternyata tidak ada, “ujar Wan Thamrin Hasyim.

Bahkan karena kecewanya Plt Gubernur menyebut Tol Pekanbaru-Dumai merupakan tol paling lama pembangunan di dunia karena di Pulau Jawa progresnya berjalan cepat.

” Ini kayaknya pembangunan tol paling lama di dunia ini, “ujar Wan Thamrin Hasyim.

Melihat Wan Thamrin yang sempat marah – marah tersebut hadirin pada rapat itu sempat terdiam memperhatikan Plt Gubernur tersebut.

” Pak Andi sudah berhenti jadi Gubernur tol juga belum selesai, saya juga bentar lagi akan berhenti, kita kasihan rakyat sampai sekarang tidak bisa mencicipi jalan tol, “ujarnya