Caleg di Pekanbaru : Baliho yang Ditertibkan Bawaslu Riau Tidak Termasuk Kategori APK

77
0

ِPortal Berita Riau
Caleg di Pekanbaru : Baliho yang Ditertibkan Bawaslu Riau Tidak Termasuk Kategori APK
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau dibantu aparat Satpol PP Provinsi Riau dan petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru menggelar penertiban alat peraga kampanye (APK) yang menggunakan billboard berbayar di Jalan Sudirman Pekanbaru, Senin (21/1/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY)
Bagikan:

BERITA RIAU, PEKANBARU – Calon Legislatif (Caleg) di Pekanbaru sebut baliho yang ditertibkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau tidak termasuk kategori Alat Peraga Kampanye (APK).

Hari pertama penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang dilakukan Bawaslu menertibkan beberapa APK calon Legislatif.

Caleg melihat Bawaslu berlebihan salam melakukan penertiban, padahal mereka melakukan sosialisasi.

Adapun APK berbentuk baliho yang dipasang di titik bilboard berbayar tersebut mulai dari APK Caleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Pekanbaru.

Hal ini dikatakan seorang Caleg yang APK nya ditertibkan Bawaslu Senin (21/1) yakni Defi Warman.

Menurutnya, baliho dirinya yang ditertibkan Bawaslu tersebut tidak masuk dalam kategori Alat Peraga Kampanye karena tidak ada bahasa ajakan kampanye disana.

Terkait :   Kembali DiLanjutkan Pencarian Korban Longsor di Puncak

Artinya menurut Defi Warman tidak masuk dalam beberapa unsur yang dikatakan sebagai APK itu yakni logo partai, nomor urut dan bahasa mengajak.

“Jadi bukan APK itu yang ditertibkan, itu namanya ucapan selamat tahun baru, saya belum dapat konfirmasi resminya, kalau nggak salah itu bukan baliho APK tapi ucapan tahun baru. Nanti saya konfir ke DPW PSI ada surat pemberitahuan apa nggak, “jelas Defi Warman yang memiliki banyak APK berbayar.

Menurut Defi Warman pihaknya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyayangkan langkah Bawaslu yang terlalu ketat, karena sebagai partai yang baru tentunya menurut Defi Warman juga harus banyak bersosialisasi ke masyarakat.

“Sosialisasinya ya dengan cara menggunakan APK itu, memperkenalkan diri ke masyarakat, “jelas Defi Warman.

Terkait :   Prabowo Ingin Mengajak Demokrat ikut berkoalisi

Selain APK milik Defi Warman terlihat juga APK Caleg lainnya seperti Afrizal Usman Caleg DPRD Kota Pekanbaru, Irvan Herman Caleg DPR RI dan beberapa Caleg lainnya.

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan mengaku ada beberapa Caleg juga yang menghubungi Bawaslu komplain terhadap penertiban yang dilakukan, apalagi para Caleg ini sudah sampai membayar.

“Kami sudah Surati dan ingatkan agar mematuhi aturan namun tidak juga dipatuhi, ya kami lakukan penertiban langsung, “ujar Rusidi Rusdan.

Sumber : Tribunpekanbaru.com