Pemerintah Blokir Game Online Itu Hanya Hoaks

17
0
Pemerintah Blokir Game Online Itu Hanya Hoaks
[Cek Fakta] Hoaks Pemerintah Blokir Game Online

KORAN RIAU, Sejumlah kabar dan foto marak di media sosial. Salah satunya foto terkait pemblokiran yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) beberapa situs permainan.

Kabar dan foto tersebut diunggah oleh akun Facebook Ahli Copas Kelas Atas pada 5 Januari lalu. Dalam foto yang diunggah, tertulis Kominfo memblokir game bau kekerasan diblokir pada 31 Januari 2019.

Sepuluh game yang dikabarkan akan diblokir antara lain PUBG Mobile (Player’s Unknown Battlegrounds), Free Fire, Rules of Survival, Fornite, Mobile Legends, dan Point Blank Online.

Mati yuk 😀 -bgsd,” tulis Ahli Copas Kelas Atas.

Unggahan tersebut sudah dibagikan sebanyak 3.786 kali dan mendapat tanda suka 404. Ada 461 komentar yang mewarnai postingan. Salah satunya adalah Mario Bijo Angkouw.

Klo sampe di blokir…..itulah kegoblokan indonesia yg hakiki…yg di blokir tu koruptor bukan game goblok goblok,” tulis Mario Bijo Angkouw.

 

2 dari 3 halaman

Fakta

Unggahan akun Facebook Mario Bijo Angkouw tidak terdapat tanda resmi seperti tanda tangan dari pejabat kementerian terkait, dalam hal ini Kominfo. Tidak ada juga kapan waktu pengumuman pemblokiran permainan dibuat.

Tim Cek Fakta Liputan6.com mencoba mencari tahu kebenaran dari foto yang beredar tersebut. Namun rupanya, apa yang diunggah akun Facebook Mario Bijo Angkouw tidak benar adanya.

Hal itu dibuktikan dengan klarifikasi langsung dari Kominfo pada Kamis, 10 Januari 2019. Klarifikasi tersebut diunggah dengan judul Klarifikasi Atas Hoaks Permainan Elektronik Mengandung Kekerasan.

Siaran Pers No. 11/HM/KOMINFO/01/2019

Kamis, 10 Januari 2019

Tentang

Klarifikasi Atas Hoaks Permainan Elektronik Mengandung Kekerasan

Awal tahun ini beredar hoaks dalam bentuk infografis dengan memuat logo Kementerian Komunikasi dan Informatika. Infografis itu memuat informasi mengenai game atau permainan elektronik yang diblokir pada 31 Januari 2019 mendatang. Ada sekitar 10 nama permainan elektronik yang disebutkan. Kementerian Kominfo menegaskan bahwa informasi itu tidak benar atau hoaks.

Sebelumnya pada tahun 2015 dan 2016 juga pernah beredar informasi yang hampir sama dengan mengaitkan informasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Kominfo.

Kementerian Kominfo menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat dalam penggunaan produk permainan interaktif elektronik memang menjadi perhatian pemerintah. Berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Elektronik, Kementerian Kominfo mengembangkan klasifikasi membagi ketentuan penggunaan berdasarkan kategori konten dan kelompok usia pengguna.

Pembagian kelompok usia terdiri dari lima kelompok, yaitu (1) kelompok usia 3 (tiga) tahun atau lebih; (2) kelompok usia 7 (tujuh) tahun atau lebih; (3) kelompok usia 13 (tiga belas) tahun atau lebih; (4) kelompok usia 18 (delapan belas) tahun atau lebih; dan (5) kelompok semua usia.

Setiap kategori kelompok usia memiliki kriteria konten masing-masing. Adapun konten yang berkaitan dengan kekerasan hanya diperbolehkan untuk permainan elektronik untuk kategori usia 13 tahun ke atas dengan batasan tertentu. DIbawah 13 tahun tidak diperbolehkan adanya aksi atau tindakan kekerasan.

Dalam Peraturan Menteri Kominfo yang telah berlaku sejak 15 Juli 2016 itu, juga disebutkan masyarakat atau pengguna dapat menyampaikan pengaduan atas hasil klasifikasi. Adapun daftar klasifikasi dan media pengaduan bisa diakses melalui igrs.id.

Terkait :   Polri Sudah Tangkap 2 Orang Terkait Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos

Selain itu, www.turnbackhoax.id juga mengunggah melalui artikel yang berjudul [SALAH] Kominfo Akan Blokir Game Online pada Jumat (11/1/2019).

 

Menurut Ferdinandus, Plt Kepala Biro Humas Kominfo yang akrab disapa Nando, per 31 Desember 2018 lalu Kominfo sebenarnya juga sudah menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut sebagai hoax alias kabar bohong.

================Kategori : HOAX================

Sumber : http://bit.ly/2FntNzQ – Akun Ahli Copas Kelas Atas ( facebook.com/Ahli-Copas-Kelas-Atas-2071446153120438/ ) – Sudah dibagikan lebih dari 3760 kali saat screenshot diambil.

================

Muncul rumor sejumlah game akan diblokir di Indonesia. Dalam gambar yang beredar itu muncul nama Free Fire, Rules of Survival, Fortnite, Creative Destruction, CrossFire: Legends, Arena of Valor, Point Blank, dan GTA V, selain juga PUBG Mobile dan Mobile Legends. Informasi itu turut menyatakan game-game tersebut akan diblokir pada tanggal 31 Januari 2019 karena dianggap berbau kekerasan. Rumor pemblokiran ini beredar dalam beberapa waktu terakhir.

====================

PENJELASAN

Menurut Ferdinandus, Plt Kepala Biro Humas Kominfo yang akrab disapa Nando, per 31 Desember 2018 lalu Kominfo sebenarnya juga sudah menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut sebagai hoax alias kabar bohong. Sejauh ini Kominfo pun tidak berencana melakukan pemblokiran game-game tertentu.“Ini sudah kami stempel hoaks pada 31 Desember 2018. Kementerian Kominfo tidak pernah memblokir ke-10 games tersebut,” ucapnya menegaskan.

Subdit Pengendalian Konten Internet di bawah Diten Aplikasi dan Informatika di Kominfo, merupakan pihak yang turut serta membuat kebijakan blokir internet. Divisi ini tidak pernah mengeluarkan pernyataan untuk blokir konten game seperti itu.Menkominfo Rudiantara, sejauh ini dalam posisi yang mendukung konten game online di Indonesia, karena dapat menggerakan ekonomi digital, sekaligus menciptakan para gamer profesional yang bisa berlaga di level nasional dan internasional. Rudiantara sendiri beberapa kali ikut bermain Mobile Legends di sejumlah turnamen eSports.

 

 

 

Sumber  : LLiputan6.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.