Seminar Kurma Nasional Hingga Penanam Pohon Kurma Perdana Untuk Penghijauan Garis Pantai Serta Memajukan Pariwisata Aceh

198
0

ِPortal Berita Riau
Seminar Kurma Nasional Hingga Penanam Pohon Kurma Perdana Untuk Penghijauan Garis Pantai Serta Memajukan Pariwisata Aceh
Seminar Kurma Nasional Hingga Penanam Pohon Kurma Perdana Untuk Penghijauan Garis Pantai Serta Memajukan Pariwisata Aceh. Dok. Istimewa
Bagikan:

KORAN RIAU, Aceh – Acara yang di adakan oleh Asosiasi Kurma Indonesia atau dikenal IDPA, bersama panitia daerah Aceh besar, berlangsung di pinggir pantai Joel Bungalow – Pantai Kuala Cut, Lampuuk Aceh Besar. Adapun acara yang memunyai target 200 peserta namun yang telah mendaftar mencapai 300 lebih ini, akan berlangsung dari pagi jam 08.00 Wib hingga sore jam 17.00. Wib.

Acara yang dihadiri oleh Gubernur, Bupati dan Walikota di provinsi daerah istimewa Aceh ini, sekaligus menjadi awal dari penanaman pohon kurma di garis pantai aceh, ujung sumatera. Adapun IDPA selaku asosiasi resmi yang bergerak di KURMA, melalui Community Developmentnya Dr. Hasbalah MT, MSc,. Mengatakan KURMA menjadi tanaman yang memunyai nilai ekonomis dan fungsi yang optimal, salah satunya sebagai pemecah ombak dan penahan abrasi pantai, sehingga Indonesia yang banyak potensi tsunami, begitu sangat ideal apabila adanya tanaman kurma di pinggir pantai.

Acara yang diadakan di bibir pantai ini dihadiri oleh banyak komunitas, mulai dari masyarakat sekitar, mahasiswa, penggiat kurma dari Jakarta, Jawa, Palembang, Riau, dan juga tamu dari beberapa negara, seperti jerman, Swizeland, Australia, belanda dan Amerika. Acara ini menjadi sebuah tonggak sejarah pertama, ketika kurma menjadikan pinggir pantai Indonesia menjadi hijau yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Dimana dengan menanam satu batang pohon kurma sebanding dengan satu hektar sawit, ungkap Aditya selaku penggiat kurma peserta dari pekanbaru.
Acara yang disponsori oleh Zulfitri, pemerhati & Duta pariwisata di Aceh, juga mengatakan “ Bahwa kurma menjadi branded syariah aceh, sehingga harapan kedepan akan meningkatkan pariwisata yang nantinya akan memberikan manfaat banyak kepada masyarakat aceh.

Terkait :   Ada Saja Kelakuannya, Akhirnya Pemotor yang Remas Payudara Ditangkap

Adapun, bang joel panggilan akrabnya juga selaku caleg PAN dengan no urut 11 ini, memberlakukan kontrak politik juga, dengan komitmen nya terhadap tanaman kurma yang begitu banyak manfaat. Penanaman simbolik ini dilakukan dengan 10 lubang pertama, dan ditanam oleh pejabat tinggi aceh, tamu undangan luar negri dan tokoh masyarakat.

Adapun panitia juga mengatakan apabila ada yang ingin berbagi, untuk menanam kurma, panitia membuka infaq pohon kurma dan perawatannya, dimana bisa menghubungi Institut Kurma Indonesia sebagai partnership dalam hal pengelolahan pohon kurma yang telah ditanam. Untuk menghijaukan garis pantai Indonesia, dan pastinya sebagai tanaman pelindung yang kaya manfaat.

Indonesian Date Palm Association (IDPA) selaku pelopor acara ini juga mengajak , Perkumpulan Tani Kurma Sejahtera (PTKS), Institut Kurma Indonesia , tujuhbisa.com, petani 360, dan Joel bungalows menjadi sponsor sehingga Acara ini dapat terlaksana sukses, meski agenda yang diharapkan masih panjang, yaitu penanaman hingga merauke, namun IDPA melalui Dr. Hasballah MT, MSc., sangat optimis, karena niat yang baik selalu mendapatkan jalan yang terbaik dari orang-orang yang peduli lingkungan, pantai, tanaman, masyarakat, dan Indonesia pada umumnya.

Terkait :   Hingga Siang Wajib Pajak yang Datang Masih 280 Orang

Untuk dunia yang lebih baik dan sebagai warisan untuk anak cucu,Dimana nantinya, IDPA berharap setiap daerah yang memunyai garis pantai dapat ditanam kurma dan mendapatkan support oleh pemerintahan pusat maupun daerah. Dimana memulai penanaman tersebut dimulai di joel bungalows tgl 5 januari 2019, dan tanggal 7 Januari 2019 hari senin akan berlanjut di km 0 pulau sabang , dan akan di tanam oleh walikota sabang.

Acara ini begitu positif sehingga, banyak mahasiswa yang hadir, terutama yang jurusan pertanian, profesional, pengusaha, pelaku pertanian dan masyarakat umum lainnya, karena seminar kurma sangat jarang dan didapati secara gratis, apalagi pematerinya adalah orang-orang yang sudah membuktikan bahwa kurma bisa berbuah dan memunyai nilai manfaat yang sangat banyak.

Appresiasi yangg setinggi nya kepada Institut Kurma Indonesia dan Joel bungalows atas commitment nya untuk menyumbang 2000 bibit kurma siap tanam senilai 3 milyar Rupiah. Adapun penanaman pohon kurma secara simbolik ini, melalui beberapa Metode penanaman, salah satunya oleh wisatawan. dimana nama pohon yang ditanam diberi nama dengan nama si penanam. Sehingga, si penanam akan kembali lagi untuk melihat tanamannya, dan ini akan meningkatkan pariwisata dan pendapatan untuk daerah tersebut.