Sepekan Dibuka Cuma 70 Pedagang Mendaftar di Kios Pasar Higienis Pekanbaru, Pedagang Pun Mulai Mengeluh

21
0
Pasar-Higienis-Pekanbaru-Kembali-Direvitalisasi-dengan-Rp1-5-Miliar

KORAN  RIAU, PEKANBARU – Antusias pedagang untuk mendaftarkan diri menempati kios yang ada di Pasar Higenis Pekanbaru ternyata masih rendah.

Sejak dibuka Senin (26/11/2018) hingga Jumat (30/11/2018) tidak terlihat ada antrian desak-desakan pedagang yang ingin melakukan pendaftaran.

Suasana di pasar higenis Pekanbaru pun terlihat lengang.

Petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru yang disiapkan di posko pendaftaran setia menunggu pedagang yang ingin melakukan pendaftaran untuk penempatan kios di pasar higenis.

Kepala Bidang Pasar, Disperindag Kota Pekanbaru, Suhardi, Jumat (30/11/2018) mengungkapkan, hingga saat ini jumlah pedagang yang sudah mendaftar untuk penempatan kios di pasar higenis baru 70 pedagang.

Angka ini masih jauh jika dibandingkan dengan jumlah pedagang yang ada di pasar teratai yang mencapai 400 pedagang dan jumlah kios yang ada di pasar higenis sebanyak 150 kios.

“Sampai hari ini sudah 70 pedagang yang mendaftar. Banyak yang ke sini (pasar higenis) tapi sekadar bertanya dan melihat-lihat saja, masih belum mendaftar,” katanya.

Pihaknya sudah menurunkan petugas untuk kembali memberitahu kepada pedagang agar segera mendaftarkan diri.

“Kami terus berusaha mendatangi pedagang untuk dapat segera mendaftarkan diri. Kalau tidak tertampung di pasar higienis, silahkan daftar ke pasar PMJ,” sebutnya.

Masih minimnya jumlah pendaftar, pihaknya terpaksa harus membuka pendaftaran dihari libur, Sabtu dan Minggu.

Terkait :   DPRD Pekanbaru Dukung Penertiban Reklame Ilegal, Tapi ?

Pihaknya pun berharap dengan dibukanya pendaftaran di hari libur tersebut bisa dimanfaatkan oleh pedagang untuk mendaftarkan dirinya guna menempati kios yang sudah disiapkan oleh Pemko Pekanbaru.

“Hari libur, sabtu dan minggu kita tetap akan buka pendaftaran, nanti kita siapkan petugasnya,” ujarnya.

Sementara terkait sarana pendukung yang ada di pasar higienis, seperti air dan listrik, saat ini air sudah tersedia, sedangkan untuk listrik juga sebentar lagi akan menyala.

Jika semua sarana sudah tersedia, maka tidak ada alasan lagi bagi pedagang untuk menolak pindah.

“Hari ini kami gotong royong membersihkan beberapa kotoran yang masih menempel di meja-meja. Jika semua sudah siap, maka kami akan laporkan ke pihak Satpol PP Pekanbaru,” jelasnya.

Pelaporan tersebut, lanjut Suhardi, bertujuan untuk berkoordinasi dengan Satpol PP Pekanbaru sebagai instansi terkait yang akan melakukan penindakan jika masih ada petugas yang enggan pindah.

Pasalnya, selama ini upaya persuasif sudah dilakukan oleh pemerintah kota Pekanbaru.

“Awalnya batas waktu yang diberikan kepada pedagang untuk pindah yakni Senin (26/11/2018) lalu, namun karena masih ada persiapan lagi diundur menjadi Senin (3/12) mendatang. Jika masih ada juga pedagang yang belum pindah, maka akan dilakukan upaya tegas,” sebutnya.

 

Sumber : Tribunpekanbaru.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.