Pasutri di Pekanbaru Ditabrak Pengemudi Mobil Di Jalan Sudirman Pekanbaru, Di Duga Pemudi Mabuk

76
0

ِPortal Berita Riau
Petugas dari Unit Laka Satlantas Polresta Pekanbaru saat melakukan olah TKP lakalantas, Minggu (25/11/2018). Sebelum Tabrak Pasutri di Jalan Sudirman Pekanbaru Toyota Innova Sempat Oleng ke Kiri Dok.Istimewa
Bagikan:

KORAN RIAU, PEKANBARU – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sudirman  tepatnya depan toko Textil Bintang Anda, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Pekanbaru Kota.Pekanbaru, Minggu (25/11/2018) dini hari tadi tercatat sebagai lakalantas akibat kelaian pengemudi.

Kecelakaan tersebut melibatkan pengendara mobil dan pejalan kaki terjadi pada Minggu (25/11/2018) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Pengendara mobil Toyota Innova, pria berinisial MYA (36) menabrak dua orang pejalan kaki yang juga merupakan pasangan suami istri (Pasutri), bernama Isdon (51) dan Dame (51).

Keduanya kini menjalni peraatan akibat luka yang diderita.

Isdon mengalami luka berat di bagian kepala sedangkan istrinya mengalami luka ringan di bagian punggung.

Wakasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP David Richardo menyebutkan, MYA sendiri sudah diamankan.

Terkait :   Bhakti Sosial Mengenang Tanah Kelahiran Desa Sendayan, Bupati Kampar Sampaikan Tujuan Utamanya

Termasuk mobil yang dikendarainya. Sopir mobil itu juga sudah dites urine.

“Kita amankan semuanya (sopir dan mobil). Ya memang ada terindikasi sedikit pengaruh alkohol, dari tempat hiburan dia,” kata David.

Polda Riau sebelumnya merilis angka kecelakaan yang meningkat di tahun 2018 dengan tujuh orang meninggal dunia.

Jumlah tersebut menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto meningkat dibandingkan tahun 2017.

Jumlah kecelakaan lalu lintas 20 kejadian, dan dari kejadian itu 7 orang korban diantaranya meninggal dunia tahun 2018.

Pada tahun 2017 lalu, angka kecelakaan lalu lintas hanya sekitar 16 kejadian, sebanyak 4 orang meregang nyawa.

Jumlah kecelakaan lalu lintas itu sesuai dengan data dari Polda Riau yang merilis hasil pelaksanaan Operasi Zebra Muara Takus 2018, Selasa (13/11/2018)

Terkait :   Kejati Terus Kembangkan Kasus Dugaan Tipikor Bapenda Riau Yang Melibatkan 5 Tersangka,Kemungkinan Bisa Lebih.

pitulasi jajaran Polda Riau tercatat, pelanggaran lalu lintas yang terjadi pada tahun ini berjumlah 16.774 kasus.

10.741 diantaranya diberikan sanksi tilang, sementara sisanya 6.303 diberikan sanksi teguran.

Jumlah pelanggaran ini meningkat sekitar 22 persen, jika dibanding tahun lalu yang berjumlah 13.715 kasus.

Peningkatan terjadi sekitar 3.059 kasus.

Sunarto memaparkan, selama operasi berlangsung, pelanggaran didominasi oleh pengendara sepeda motor, dengan jumlah 8.209 kasus.

Disusul dengan pengendara mobil penumpang sejumlah 1.024 kasus.

 

Sumber : Tribunpekanbaru.com