Jelang Akhir Tahun dan Natal 2018, Bagaimana Ketersediaan BBM Nanti ?

31
0
Jelang Akhir Tahun dan Natal 2018, Bagaimana Ketersediaan BBM Nanti ?
Sebuah tanda terkait BBM habis dipampang di sebuah SPBU Jalan Thamrin Pekanbaru, Jumat (26/10/2018). Beberapa hari terakhir, bahan bakar jenis Premium maupun Pertalite mulai langka di Kota Pekanbaru sehingga pengendara terpaksa menggunakan bahan bakar lain, yaitu Pertamax dan Pertamax Turbo. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY)

PEKANBARU – Menjelang akhir tahun dan Natal 2018, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memastikan katersediaan Bahan Bakar minyak (BBM) jenis premium di Riau aman sampai dengan akhir tahun.

Branch Marketing Manager Pertamina Riau – Sumbar, Aribawa kepada Tribunpekanbaru.com pada Kamis (15/11/2018) mengatakan, realisasi penyaluran premium sampai dengan Oktober 2018 mencapai sekitar 497 juta liter.

Volume tersebut setara dengan sekitar 80 persen terhadap total alokasi kuota hingga akhir tahun.

Menurutnya, sisa kuota yang ada sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan BBM jenis Premium termasuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2019.

Ia memastikan kuota premium cukup sampai dengan akhir tahun dan Pertamina memastikan pasokan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kita menghimbau kepada konsumen dengan kendaraan mobil pribadi yang tergolong mewah untuk menggunakan bahan bakar yang memenuhi tuntutan spesifikasi kendaraan,” ucapnya.

Baca: Dewan Pengupahan Bengkalis Usulkan Kenaikan UMK 2019 sekitar 2,95 persen dari UMK tahun 2018

Terkait :   Sangat Antusias, Dilepas Sekda M Noer, 2.000 an Pesepeda Semarakkan Event Sepeda Nusantara di Pekanbaru

Baca: Jadwal Padam Listrik Tanggal 15 – 19 November 2018, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan

Sementara realisasi pasokan Solar bersubsidi hingga Oktober telah mencapai sekitar 602 juta liter atau setara dengan 89 persen dari total kuota hingga akhir tahun.

Realisasi tersebut berarti sisa kuota Solar bersubsidi di Riau adalah sekitar 11% dari total kuota tahun 2018.

Dia mengingatkan Solar bersubsidi telah jelas peruntukannya sebagaimana tertuang di dalam Perpres 191 tahun 2014.

Hal yang sangat penting untuk dipahami bersama adalah bagaimana kuota Solar bersubsidi tersebut bisa tepat sasaran sehingga cukup memenuhi kebutuhan riil masyarakat.

Ia menghimbau masyarakat apabila menemukan pelanggaran terkait penyaluran BBM untuk melapor ke Pertamina.

 

Sumber : Tribunpekanbaru.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.