Hingga Siang Wajib Pajak yang Datang Masih 280 Orang

27
0
Hingga Siang Wajib Pajak yang Datang Masih 280 Orang
Kantor Samsat Pekanbaru Selatan Dok. Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda

KORAN RIAU, PEKANBARU – Pemutihan sanksi administasi pajak kendaraan di Riau mulai diberlakukan hari ini, Senin (22/10/2018).

Dengan adanya pemutihan ini, diharapkan mampu menyerap nilai pajak kendaraan dari para wajib pajak lebih besar lagi.

Budhi, selaku Kasi Penerimaan Daerah Kantor Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga atau yang dulu dikenal dengan Samsat Pekanbaru Selatan menyebutkan, hari pertama penerapan penghapusan sanksi administasi pajak kendaraan, jumlah wajib pajak yang datang masih terbilang normal

Dalam artian lain, belum ada lonjakan kedatangan para wajib pajak yang signifikan.

“Terkait penghapusan sanksi ini kalau dilihat kedatangan para wajib pajak, nampaknya baru 280 wajib pajak,” ujar dia Senin (22/10/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

Jumlah ini disebutkan Budhi, masih terbilang normal.

“Biasanya malah kita melayani 400-an lebih,” sambung Budhi.

Dikatakan Budhi, hal ini kemungkinan terjadi karena kurang tersosialisasinya program penghapusan sanksi administasi berupa denda pajak kendaraan ini.

“Atau mungkin wajib pajak yang belum mempunyai uang. Kalau menumpuk, uang yang dibayarkan semakin besar. Memang sanksi administasi hilang, tapi pembayaran pajak kendaraannya bertambah juga,” bebernya.

Terkait program penghapusan sanksi administasi ini ditambahkannya, pihaknya sudah melakukan antisipasi jika memang akan membludaknya para wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraan.

“Petugas di loket ada, jika ada kendala bisa ke bagian konsultasi dan informasi. Artinya kita sudah siap melayani bagi wajib pajak yang terkena sanksi administasi ini,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemutihan sanksi administasi pajak kendaraan di Riau mulai diberlakukan hari ini, Senin (22/10/2018).

Dengan adanya pemutihan ini, diharapkan mampu menyerap nilai pajak kendaraan dari para wajib pajak lebih besar lagi.

Namun dari pantauan Tribun di kantor Samsat Pekanbaru Selatan di Jalan Jenderal Sudirman Senin pagi, belum terlihat adanya antrian yang membludak dari masyarakat yang ingin membayar pajak.

Kondisi tampak masih normal, seperti hari-hari biasanya.

Bahkan kursi tunggu di dalam ruangan banyak yang kosong.

Terkait :   Ditemukan Sarang dan Belasan Telur Ular Sanca Yang Berukuran Cukup Besar

Di depan kantor Samsat Pekanbaru Selatan yang kini berganti namanya menjadi UPT Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga ini, juga baru dipasangi spanduk yang sifatnya pemberitahuan dan himbauan.

Agar masyarakat dapat memanfaatkan program pemutihan denda pajak kendaraan ini.

Nuraini, warga Jalan Tengku Bey Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya, salah seoran wajib pajak kendaraan ikut mengantri untuk membayar pajak pada Senin ini.

Dia datang untuk membayar pajak kendaraan tahunan jenis sepeda motor.

“Bentar lagi jatuh tempo, makanya dibayar sekarang,” sebut dia saat diwawancarai Tribunpekanbaru.com.

Nuraini mengaku, dia selalu membayar pajak setiap tahunnya.

Untuk informasi pemutihan sanksi administasi, dia mengaku memang sudah mendengarnya.

“Menurut saya bagus ya programnya, yang menunggak pajak tinggal bayar pajak pokoknya, tidak pakai denda,” katanya.

Dari pantauan Tribunpekanbaru.com di kantor Samsat Pekanbaru Selatan di Jalan Jenderal Sudirman Senin, tak terlihat adanya antrian yang membludak dari masyarakat yang ingin membayar pajak.

Kondisi tampak masih normal, seperti hari-hari biasanya.

Bahkan kursi tunggu di dalam ruangan banyak yang kosong.

Di depan kantor Samsat Pekanbaru Selatan yang kini berganti namanya menjadi UPT Pengelolaan Pendapatan Simpang Tiga ini, juga baru dipasangi spanduk yang sifatnya pemberitahuan dan himbauan.

Agar masyarakat dapat memanfaatkan program pemutihan denda pajak kendaraan ini.

Nuraini, warga Jalan Tengku Bey Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya, salah seoran wajib pajak kendaraan ikut mengantri untuk membayar pajak pada Senin ini.

Dia datang untuk membayar pajak kendaraan tahunan jenis sepeda motor.

“Bentar lagi jatuh tempo, makanya dibayar sekarang,” sebut dia saat diwawancarai Tribunpekanbaru.com.

Nuraini mengaku, dia selalu membayar pajak setiap tahunnya.

Untuk informasi pemutihan sanksi administasi, dia mengaku memang sudah mendengarnya.

“Menurut saya bagus ya programnya, yang menunggak pajak tinggal bayar pajak pokoknya, tidak pakai denda,” katanya.

Sumber : Tribunpekanbaru.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.