Viral , Sekeluarga Hidup Dalam Gubuk dari Terpal Plastik di Tengah Kebun Karet di Pelalawan

91
0

ِPortal Berita Riau
Viral , Sekeluarga Hidup Dalam Gubuk dari Terpal Plastik di Tengah Kebun Karet di Pelalawan
Sekeluarga Hidup Dalam Gubuk dari Terpal Plastik di Tengah Kebun Karet di Pelalawan. ( Facebook/Narti Si Cwek Galak)
Bagikan:

KORAN RIAU, BANDAR SEIKIJANG – Seorang ibu dan dua anaknya yang hidup sebatang kara di Kabupaten Pelalawan viral di media sosial Facebook (FB) dua hari terakhir.

Keluarga mereka tinggal di sebuah gubuk yang berada di tengah kebun karet.

Foto-foto ibu dan dua anaknya yang hidup memprihatinkan itu pertama kali dibagikan akun FB bernama Narti Si Cwek Galak.

Akun ini membagikan foto-foto keberadaan perempuan yang belum diketahui namanya itu bersama dua anaknya yang masih balita.

Lokasinya berada di Desa Setia Budi Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten Pelalawan.

Dari foto-foto yang diunggah, tampak kondisi gubuk sangat memprihatinkan.

Tempat tinggal mereka hanya dari terpal bekas serta kardus yang disusun menyerupai rumah.

Terkait :   Kapten Persija Optimis Meraih Kemenangan Atas Wakil Vietnam

Pakaian serta perlengkapan makan dan memasak seadanya.

“Bagi yang mau membantu bisa memberikan apa yang bisa diberikan,” tulis akun Narti pada keterangan foto.

Berdasarkan caption foto, awalnya pemilik akun FB itu bersama suaminya tidak sengaja melihat si ibu dengan membawa bayi masuk ke dalam hutan.

Kemudian mereka mengikutinya sampai ke gubuk yang dijadikan tempat tinggal.

Ia terkejut dan merasa sedih sekaligus prihatin melihat keadaan si ibu dan dua anaknya.

Satu anaknya berusia lima tahun dan satu lagi berusia lima bulan.

Namun suami si ibu atau ayah kedua balita itu tidak kelihatan dalam foto serta tak diterangkan dimana keberadaannya.

“Bayinya sangat membutuhkan perlengkapan bayi dan obat-obatan. Pusar bayi ini luka parah dan lagi sakit. Bubur bayi dan juga yang lain-lain,” tambahnya di caption selanjutnya.

Terkait :   Tersangka Penyuap Bupati Subang: Nggak Dapat Apa-apa ?

Akun FB Narti memposting foto-foto itu hingga tanggal 14 Oktober lalu.

Postingan pertama sudah dibagikan sebanyak 654 kali, mendapat komentar 652, dan like sebanyak 970.

Postingan selanjutnya juga mendapat respon puluhan kali dari para netizen.

Kebanyakan pritahin dengan kondisi si ibu dan dua anaknya.

Sebagian mempertanyakan alamat lengkapnya untuk menyalurkan bantuan.

Ada juga meminta untuk dilaporkan ke Dinas Sosial setempat

 

 

 

Sumber : Liputan6.com