Kapal Motor Pembawa 9 Ton Bawang Merah Ilegal Ditangkap

11
0
Kapal Motor Pembawa 9 Ton Bawang Merah Ilegal Ditangkap
Kapal motor dengan muatan 1000 karung bawang merah dengan berat total 9 ton asal Malaysia diduga ilegal, diamankan Ditpolair Polda Riau. (Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Kapal Motor Pembawa 9 Ton Bawang Merah Ilegal Ditangkap, Nakhoda Ngaku Dapat Upah Rp 6 Juta, ( Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda)

KORAN RIAU, PEKANBARU – Aparat dari jajaran Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Riau menangkap kapal motor (KM) Faisal, yang membawa muatan 1000 karung bawang merah diduga ilegal.

KM kayu Faisal ini dicegat petugas saat tengah berada di perairan Kuala Sungai Kembung, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (31/8/2018) lalu. Seorang nakhoda kapal, pria berinisial ZR alias IZ turut diamankan.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto saat kegiatan ekspos, Rabu (5/9/2018) menjelaskan, barang merah ilegal sebanyak 1000 karung ini memiliki total berat sekitar 9 ton.

“Bawang merah ini diduga impor dari Batu Pahat, Malaysia dan hendak dibawa ke Indonesia, ke Bengkalis,” ucap Kabid Humas yang turut didampingi Wadir Polair AKBP IGN IGN Soeprapto dan Kasubdit Gakkum AKBP H.A Siregar.

Disebutkan Sunarto, barang merah impor diduga ilegal ini tidak dilengkapi dengan dokumen terkait.

“Kita amankan barang bukti 1 unit kapal motor kayu, 9 ton bawang merah, olahan makanan, 3 buah passport, termasuk seorang nakhoda kapal atau tekong, pria beriniial ZR alias IZ,” tuturnya.

Terkait :   Berlangsung Meriah, Perayaan HUT ke-12 Kelenteng Hok Tek Kiong Kandis

Sunarto menyatakan, pelaku diancam dengan pasal 31 ayat 1 junto pasal 5 undang-undang nomor 16 tahun 1992 tentang karantina, hewan, ikan, dan tumbuhan.

“Hukuman penjara paling lama 3 tahun,” tegasnya.

Sementara itu ditambahkan Wadir Polair AKBP IGN Soeprapto, barang merah ini diamankan lantaran disinyalir dapat menjadi media pembawa hama dan juga penyakit organisme pengganggu tumbuhan.

“Selama tidak ada sertifikasi dari Malaysia, berarti ini ilegal dan dikhawatirkan dapat membawa penyakit atau hama,” tambahnya.

Lanjut Soeprapto, nakhoda kapal ZR mengaku diupah Rp 6 juta. Namun uang baru akan diserahkan setelah barang bawaan sampai di tempat tujuan.

“Ini sudah kali ketiga dia membawa kapal dengan muatan yang sama,” tandasnya.

Dari pantauan Tribun, kapal motor berikut muatan 9 ton bawang merah diduga ilegal ini sudah diamankan di Mako Ditpolair Polda Riau.

Kapal tampak disandarkan di tepian Sungai Siak. Terlihat tumpukan karung berisi bawang merah memenuhi kapal tersebut.

Sumber : Tribunpekanbaru.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.