3 Kamera Trap Dipasang untuk Pantau Pergerakan Harimau di Desa Koto Tuo Kampar

132
0

ِPortal Berita Riau
3 Kamera Trap Dipasang untuk Pantau Pergerakan Harimau di Desa Koto Tuo Kampar
Jejak kaki Harimau di Desa Koto Tuo Kecamatan XIII Koto Kampar ( Istimewa )
Bagikan:

KORAN RIAU, PEKANBARU – Pasca laporan keberadaan harimau dan ditemukannya jejak kaki di daerah Desa Koto Tuo, Kabupaten Kampar, Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus melakukan pendalaman.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono kepada Tribun menjelaskan, tim yang dibentuk selalu melakukan monitoring di sekitar lokasi yang disinyalir tempat kemunculan dan perlintasan harimau.

Pihaknya juga sudah memasang sedikitnya 3 buah camera trap.

Diharapkan dengan dipasangnya camera trap ini, pergerakan dan aktivitas harimau akan dapat terekam.

Ini dilakukan guna menganalisa lebih lanjut mengenai keberadaan hewan liar itu

Dan juga guna menentukan langkah penanganan seperti apa yang mesti dilakukan.

“Namun sejauh ini belum ada yang tertangkap di camera trap. Kita masih berupaya,” sebut Suharyono.

Terkait :   Kecamatan Tampan Jadi Perhatian Utama Untuk Penanganan Banjir di Kota Pekanbaru

Dirinya menuturkan, selain melakukan pemantauan, tim juga aktif melakukan sosialisasi untuk menenangkan masyarakat.

Pada Selasa (10/7/2018) lalu, Tim Quick Response BBKSDA sebelumnya juga sudah terjun ke lokasi yang dimaksud.

Tim melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Koto Tuo untuk pengecekan lapangan yang berlokasi di kebun karet warga.

Dari hasil pengecekan tersebut, tim memang menemukan jejak yang di duga milik Harimau Sumatera.

Tak hanya melakukan pengecekan, tim dari BBKSDA Riau ini menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.

Dengan memberi pengetahuan tata cara serta tindakan darurat apa yang perlu dilakukan oleh masyarakat apabila berjumpa dengan harimau.

Sumber : Tribunnewspekanbaru.com