Bukannya Ditertibkan, Pemko Justru Berikan Toleransi Terhadap Keberadaan Tower Ilegal Di Pekanbaru.

63
0
Bukannya Ditertibkan, Pemko Justru Berikan Toleransi Terhadap Keberadaan Tower Ilegal Di Pekanbaru.
Ilustrasi (Tribunnews.com)

BERITA RIAU, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan toleransi terhadap keberadaan tower ilegal di Pekanbaru.

Padahal jumlahnya berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Diskominfo sebanyak 300 tower di Pekanbaru tidak memiliki izin atau ilegal.

Namun sayang, Pemko Pekanbaru tidak memberikan saksi tegas untuk menertibkan tower ilegal tersebut. Bahkan Pemko memberikan kelonggaran kepala pemilik tower ilegal.

Pemko akan memutihkan seluruh tower ilegal yang sudah bertahun-tahun berdiri di Kota Pekanbaru.

“Kita sudah sampaikan kepada operator dan ownernya di Jakarta, agar bagi tower-tower yang sudah ada dan masih layak dipakai namum tidak memiliki izin, itu kita minta diputihkan saja,” kata Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, Rabu (4/7/2018).

Firdaus mengklaim, kebijakan untuk memutihkan tower tidak berizin tersebut sudah melalui mekanisme yang ada.

Bahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan kementrian teknis, yakni Kementrian Kominfo.

“Kita sudah diskusikan dengan kemetrian teknis, dan kita sepakati untuk dilakukan pemutihan,” ujarnya.

Firdaus meminta kepada seluruh pemilik tower ilegal di Pekanbaru yang sudah lama berdiri dan tidak memiliki izin untuk tidak mensia-siakan kesempatan ini.

Pihaknya meminta agar pemilik tower segera mengurus izin towernya tanpa harus membayar denda karena sudah diputihkan.

“Kalau tidak segera diurus izinya, ya akan kita tertibkan secara tegas,” sebutnya.

Seperti diketahui, ratusan tower maupun menara telekomunikasi yang berdiri di Kota Pekanbaru dinyatakan tidak mengantongi izin.

Terkait :   Untuk Kedua Kalinya Objek Wisata Ulu Kasok Raja Ampat Riau Terbakar

Kondisi tersebut diketahui setelah dilakukan pendataan oleh Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo), Persandian dan Statistik Kota Pekanbaru sejak beberapa waktu lalu.

Plt Diskominfo Persandiaan‎ dan Statistik Kota Pekanbaru Firmansyah Eka Putra mengatakan, pihaknya telah merampungkan pendataan seluruh tower yang ada di 12 kecamatan.

Sehingga kini, pihaknya telah memiliki data dan mengetahui tower mana yang berizin dan ilegal.

“Berdasarkan hasil pendataan yang kami lakukan tercatat setidaknya ada sekitar 300 tower yang tak mengantongi izin,” ujar Firmansyah Eka Putra.

Tower yang dinyatakan ilegal tersebut tidak akan dilakukan pembongkaran. Sebab apabila tower tersebut dilakukan pembongkaran dinilai akan merugikan dua pihak. Pertama, investor sebagai pemilik tower. Kedua, masyarakat. Karena jaringan telekomunikasi atau sinyal akan terganggu.

“Kami dorong mereka mengurus izin. Kalau selama ini mereka mengatakan sulit, kami permudah dan percepat pengurusan perizinan,” katanya.

Tahun ini Pemko Pekanbaru sudah mencabut moratorium pendirian menara tower telekomunikasi di Pekanbaru yang diberlakukan tahun lalu.

Dengan dicabutnya moratorium tersebut, investor dapat kembali mengurus izin dan mendirikan tower sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Moratorium sudah kami cabut. Jadi investor dapat kembali berinvestasi. Tapi kami memfokuskan pembangunan tower microcell. Sedangkan rangka baja hanya diizinkan pembangunanya di daerah pinggiran kota,” katanya.

 
Sumber : Tribunnews.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.