Gerindra Menginginkan Kepada Anies Bangun Rumah Sakit yang Sediakan Ruang NICU Bayi

119
0

ِPortal Berita Riau
Gerindra Menginginkan Kepada Anies Bangun Rumah Sakit yang Sediakan Ruang NICU Bayi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) menyalami tamu undangan dalam Malam Resepsi HUT ke-491 Kota Jakarta di Balai Kota Jakarta, Jumat (22/6). Acara tersebut dihadiri oleh para duta besar negara dan sejumlah tokoh. (Liputan6.com/JohanTallo)
Bagikan:

KORAN RIAU, Jakarta – Kasus kematian pasien terutama bayi karena terlambat ditangani akibat ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) NICU yang terbatas di rumah sakit masih banyak terjadi di Jakarta. Minimnya NICU ini terkadang membuat bayi yang kritis tak punya peluang untuk mendapat perawatan memadai.

Untuk itu, Gerindra mendorong Gubernur DKI Anies Baswedan membangun Rumah Sakit Pusat Jakarta (RSPJ) yang setara dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menampung pasien yang tak dapat tempat di rumah sakit lain.

“Masih banyak pasien kritis yang kesulitan mencari ruang ICU, NICU, HCU, PICU dan ICCU di Jakarta karena jumlah kamar terbatas. Saya rasakan ini sejak dari tahun 2012 membantu warga yang kondisinya kritis dan membutuhkan kamar di rumah sakit,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Jakarta Barat, Yudha Permana di Jakarta, Senin (2/7/2018).

Terkait :   Tercyduk! Polisi Gagalkan Aksi Pencuri Modus Pecah Kaca di Pamulang

Yudha mengharapkan pembangunan RSPJ diharapkan akan memprioritaskan dan memaksimalkan jumlah kamar khusus seperti ICU, HCU, NICU, PICU dan ICCU.

Rumah sakit itu diharapkan dilengkapi dengan alat teknologi terbaik juga penyediaan ambulans untuk pasien kritis dan pengawalan dari petugas dinas perhubungan dalam perjalanannya agar tidak terjebak dalam kemacetan.

“Memang biaya pembangunan 1 set ruangan ICU, ICCU, HCU, NICU dan PICU itu besar, tetapi demi menolong untuk menyelamatkan warga Jakarta saya rasa nilainya menjadi kecil,” tutur dia.

Yudha berharap standar rumah sakit yang dapat dibangun adalah sama dengan level RSCM. Sehingga Pemprov DKI bisa mandiri dalam melayani warganya yang sakit.

Kementerian Kesehatan juga diharapkan mendukung dan memberikan izin kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk membangun RSPJ.

Terkait :   Banjir Bandang Menerjang Lintau Buo Utara , Sumbar

“Rumah sakit kelas A atau Kelas B tidak apa apa. Prioritasnya ketersediaan jumlah kamar ICU, ICCU, HCU, NICU dan PICU agar tidak ada lagi warga yang sakit kritis kesulitan mencari kamar tersebut dan gratis untuk pasien BPJS,” ujar dia.

 

Sumber : Liputan6.com