Kapolri Menegaskan, Penyebab Meninggalnya Brigadir Sinton Di Papua, Bukanlah Karna Penembakan

33
0
Kapolri Menegskan, Penyebab Meninggalnya Brigadir Sinton Di Papua, Bukanlah Karna Penembakan
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA)

KORAN RIAU, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebut Brigardir Sinton yang gugur dalam tugas di Papua mengalami luka tembak di bagian kaki.

Anggota Sabhara Polres Puncak Jaya tersebut sebelumnya sempat dinyatakan hilang, usai diserang kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Rabu (27/6/2018).

Almarhum kemudian ditemukan di Sungai Mamberamo dalam keadaan meninggal dunia.

“Satu orang anggota kita yang Brigardir ini (Brigardir Sinton, -red), kena luka tembak di kaki dari hasil autopsi,” ujar Tito, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2018).

Namun, Tito mengatakan luka tembak tersebut bukan menjadi penyebab kematian Brigardir Sinton.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyebut dalam saluran pernafasan almarhum banyak ditemukan lumpur dan pasir.

Lantaran menyumbat saluran pernapasan, Brigardir Sinton pun menghembuskan nafas terakhirnya.

“Hasil autopsi juga ditemukan banyak pasir dan lumpur di saluran pernapasan sehingga penyebabnya bukan karena penembakan, tapi karena buntunya saluran pernapasan,” jelasnya.

Lebih lanjut, jenderal bintang empat ini mengatakan jenazah Brigadir Sinton akan dikebumikan hari ini dan upacara pemakaman akan dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Terkait :   Peringatan! Status Gunung Agung Bali Turun Jadi Siaga, Bali Dalam Kondisi Aman

Hari ini yang bersangkutan akan dimakamkan. Akan dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Pak Boy Rafli,” katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengungkap satu orang polisi ditemukan dalam keadaan meninggal di Sungai Mamberamo.

Polisi bernama Brigadir Sinton tersebut merupakan satu dari 2 anggota kepolisian yang hilang setelah serangan yang dilancarkan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di Puncak Jaya, Papua.

“Satu sudah ketemu. Kondisi gugur yang bersangkutan. Senjatanya belum ketemu. Kemarin saya dapat laporan ketemu di sungai Mamberamo, cukup jauh dari lokasi penembakan, dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Tito, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018).

Diketahui, KKSB melakukan penghadangan dan penembakan kepada rombongan pengamanan Pilkada, usai pemungutan suara selesai dilakukan, di kampung Torere, Distrik Torere, Puncak Jaya, Papua, Rabu (27/6/2018).

Setelah serangan itu, dua polisi hilang masing-masing atas nama Brigadir Sinton serta anggota Binmas Polres Puncak Jaya Ipda Jesayas H Nusi.

Sementara itu Kepala Distrik Torere Obaja Froaro gugur terkena tembakan.

7 dari 9 polisi yang ikut mengawal kotak suara selamat dari peristiwa penyerangan tersebut.

Sumber: Tribunnews.comPekanbaru.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.