Catat Tanggalnya 27-28 Juli Terjadi Lagi Peristiwa Blood Moon, Dengan Durasi Yang Panjang

62
0
Catat Tanggalnya 27-28 Juli Terjadi Lagi Peristiwa Blood Moon, Dengan Durasi Yang Panjang
Fenomena Blue Blood Moon terlihat dari roof top Grand Zuri Dumai, Rabu (31/1/2018) malam. Gerhana bulan dengan rona merah kegelapan terlihat walau langit Dumai berawan melalui kamera dengan lensa tele. (Tribun Pekanbaru/ Fernando Sikumbang)

KORAN RIAU, – Super Blue Blood Moon yang terjadi pada bulan Januari 2018 lalu sangat fenomenal.

Banyak orang menantikan terjadinya momen tersebut karena memang tidak bisa disaksikan setiap saat.

Bagi yang gemar astronomi, bulan Juli ini akan sangat menarik.

Sebab menjelang akhir bulan, akan ada ‘bulan darah’ atau yang biasa dikenal dengan nama blood moon.

Blood moon ini juga merupakan gerhana bulan terlama di abad ke-21!

Fenomena blood moon terjadi ketika sinar matahari tersebar di seluruh atmosfer Bumi.

Jadi, kita akan melihat langit malam jadi peristiwa yang spektakuler, akan berlangsung selama hampir dua jam.

Fenomena ini 40 menit lebih lama dari ‘Super Blue Blood Moon’ yang terjadi pada bulan Januari tahun ini.

Kapan terjadi?

Seluruh gerhana dan terjadinya blood moon akan terjadi pada malam hari tanggal 27-28 Juli dan berlangsung selama 1 jam, 43 menit.

Gerhana akan mencapai puncaknya pada 08:22 UTC, yaitu 01:52 (Waktu Standar IST-India).

Ini adalah pukul 16:22 di EDT.

Orang yang tinggal di Australia, Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Selatan akan mengalami kesenangan visual.

Terkait :   Setelah Mengamati Gerhana Bulan Total dan Supermoon ,Ilmuwan NASA Akan Beri Petunjuk Baru?

Berbicara tentang area di mana gerhana dapat dilihat, Bruce McClure menginformasikan, “Gerhana bulan ini terutama terlihat dari belahan Bumi Timur – Eropa, Afrika, Asia, Australia dan Selandia Baru.”

“Amerika Selatan, setidaknya sebagian, dapat menyaksikan tahap akhir dari gerhana hanya setelah matahari terbenam pada tanggal 27 Juli, sedangkan Selandia Baru akan menangkap tahap awal gerhana sebelum matahari terbit pada tanggal 28 Juli.”

Apa itu blood moon?

Blood moon adalah saat bulan dalam gerhana penuh.

Di lain waktu, bulan berwarna putih tetapi selama gerhana, berubah menjadi sedikit merah.

Ini karena saat bulan mengorbit di Bumi, Bumi berputar mengelilingi Matahari.

Dalam perjalanan rotasi ini, matahari menerangi permukaan bulan ketika mencapai bulan purnama.

Astronom Bruce McClure mengatakan, “Gerhana parsial mendahului dan mengikuti gerhana bulan total terpanjang di abad ini, setiap kali berlangsung satu jam dan enam menit.”

Apakah Anda penasaran dan ingin melihat blood moon paling lama abad ini?

Sumber: TribunnewsPekanbaru.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.