Gunung Anak Krakatau Melakukan Erupsi, Masyarakat Diminta Menjauh

215
0

ِPortal Berita Riau
Gunung Anak Krakatau Melakukan Erupsi, Masyarakat Diminta Menjauh
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Banten. (Liputan6.com. Yandhi Deslatama)
Bagikan:

BERITA RIAU, Jakarta – Gunung Anak Krakatau erupsi pada pukul 07.14 WIB, Senin (25/6/2018). Ketinggian kolom abunya mencapai 1.000 meter, berwarna hitam tebal ke arah utara.

Erupsi ini terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi ± 45 detik, seperti yang dilansir laman Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Asap cuma teramati putih tipis (ketinggian) 50 meter,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau Lampung, Andi Suandi, melalui pesan singkatnya, Senin (25/06/2018).

Menurut dia, masyarakat, baik nelayan maupun wisatawan dilarang mendekat, untuk keselamatan.

“Masyarakat, nelayan dan wisatawan, dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius satu kilometer,” ujar Andi Suandi.

Berdasarkan pengamatan pada tanggal 24 Juni 2018, gunung berapi di perairan Selat Sunda yang memiliki ketinggian 305 meter dari permukaan laut (MDPL) itu, mengalami gempa vulkanik dangkal sebanyak 58 kali.

Terkait :   Ada 3 Terduga Teroris yang Ditangkap di Yogyakarta Jaringan JAK

Sedangkan gempa vulkanik dalam terjadi dua kali. Durasinya antara 5 sampai 18 detik. Hembusan abu terjadi sebanyak 44 kali.

 

Sumber : Liputan6.com