Kapolda Jawa Timur : Anak Dari Tersangka Teroris Ternyata Tidak Di Sekolahkan

98
0
kapolda-jatim-irjen-pol-machfud-arifin

KORAN RIAU,  Surabaya – Serangkaian teror yang terjadi di Surabaya telah melibatkan tiga keluarga. Mereka mengajak anak-anaknya untuk melakukan aksi teror, baik di gereja maupun di Mapolrestabes Surabaya.

Menurut Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin, anak-anak pelaku teror di Surabaya  tidak disekolahkan.

“Mereka ngakunya home schooling, tetapi tidak. Mereka hanya menerima doktrin-doktrin dari orangtuanya,” kata Machfud Arifin di Polda Jawa Timur, Selasa (15/5/2018).

Saat ini, ada empat anak yatim piatu yang ditinggalkan orangtuanya usai melakukan aksi bom bunuh diri. Tiga di antaranya adalah anak dari Anton Febriyanto. Mereka selamat dari ledakan bom di Rusunawa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Masing-masing berinisial AR (15), FP (11) dan GA (10). Ketiganya mengalami luka akibat ledakan itu.

Terkait :   Kelakuan Kids Anak Jaman Now, Tak Terima Diputusin Malah Aniaya Pacarnya

Sementara, satu anak berinisial AIS (8) selamat saat diajak orangtuanya melakukan bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

 

 

Sumber : Liputan6.com

0%
like
0%
love
0%
haha
1
100%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.