KPK Bersihkan Korupsi di Kemenkeu, Ini Komentar Sri Mulyani

15
0
KPK Bersihkan Korupsi di Kemenkeu, Ini Komentar Sri Mulyani
KPK Bersihkan Korupsi di Kemenkeu, Ini Komentar Sri Mulyani

BERITA RIAU, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani mendukung langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yang menangkap anak buahnya. Dia meminta KPK melanjutkan penyelidikan dan penyidikan lanjutan di kementerian yang dikomandoinya.

“Ini sudah terjadi dan saya senang mendukung KPK untuk melakukan pembersihan,” kata Sri Mulyani di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018).

Dia meminta KPK menyelidiki lebih lanjut apakah dugaan korupsi yang melibatnkan anak buahnya itu hanya terjadi secara personal atau sistemik.

“Dan kalau sistemik siapa-siapa yang terlibat di Kementerian Keuangan nanti kami akan melakukan… Nanti di dalam press conference akan saya sampaikan lebih lengkap,” katanya

Dalam tata kelola di Kemenkeu, lanjut Sri Mulyani, dia selalu menekankan prinsip anti-korupsi.

“Saya rasa kalau dari sisi tata kelola saya selalu menekankan bahwa Kementerian Keuangan mengelola keuangan negara dengan prinsip tata kelola dan tidak korup,” dia menandaskan.

Jumat malam lalu KPK melakukan OTT bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan terhadap sembilan orang terkait pemberian gratifikasi kepada penyelenggara negara. Salah satu yang terjaring adalah YP, kepala seksi pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.

Kasus ini berkaitan dengan janji pemberian proyek perumahan dan pemukiman pada APBNP 2018. Padahal Kemenkeu belum berencana menyusun APBNP 2018.

Menteri Keuangan mengharapkan OTT KPK membantu membersihkan Kemenkeu dari orang-orang koruptif sehingga seluruh Kemenkeu memiliki integritas tinggi dan komitmen bersih dari korupsi tidak tercemar oknum yang tidak bersih.

Terkait :   RUU Terorisme Telah Resmi Menjadi Undang - Undang

Apabila terbukti secara hukum melakukan korupsi, YP terancam sanksi tegas dari Kemenkeu.

Kementerian Keuangan mendukung langkah KPK dalam pengungkapan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan seorang pegawai Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan berinisial YP.

“Penangkapan YP sangat memprihatinkan dan mengecewakan semua yang memiliki komitmen bersih,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti, Minggu (6/5/2018).

Menurut dia, seperti dikutip Antara, penangkapan ini adalah hasil reformasi birokrasi, khususnya sistem pengawasan internal dan manajemen risiko di Kemenkeu, yang berjalan makin efektif yang disertai kemampuan untuk mendeteksi tindakan korupsi dan kerja sama yang baik dengan KPK.

Dia menegaskan, YP sama sekali tidak berwenang mengalokasikan anggaran transfer kepada daerah atau menilai usulan anggaran dari daerah, namun modus yang dilakukan menunjukkan ada ikhtiar untuk menjadi makelar pengurusan APBN.

Untuk itu, Menteri Keuangan telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran eselon satu untuk meneliti seluruh proses penyusunan dan pembahasan anggaran, guna mendeteksi kemungkinan potensi korupsi dan penyalahgunaan wewenang di seluruh lapisan.

Menteri Keuangan juga terus berkomitmen mengawal APBN dan APBNP secara transparan dan bebas dari korupsi dengan dukungan KPK.

 

Sumber : Liputan6.com

0%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.