Tanggapan Alumni 212 Soal Permintaan Maaf Sukmawati Soekarnoputri

49
0

Berita Riau – Sukmawati Soekarnoputri telah minta maaf kepada seluruh umat Islam di Indonesia tentang puisinya yang dinilai menistakan Agama Islam. Namun, penyesalan putri Soekarno itu tidak menyelesaikan masalah karena pelapor tidak mau mencabutnya laporannya, termasuk yang dari pihak Persaudaraan Alumni 212.

Humas Persaudaraan Alumni 212 Habib Novel Bamukmin menyampaikan, pada prinsipnya ia telah memaafkan Sukmawati namun bukan lantas harus mencabut laporannya. Justru, kata Habib Novel, permintaan maaf putri Soekarno itu menguatkan laporannya karena yang bersangkutan mengaku bersalah.

“Jadi permintaan maaf itu, sebagai umat Islam kita terima, namun proses hukum tetap berjalan. Justru bukti minta maaf itu adalah menguatkan laporan kita bahwa Sukmawati bersalah,” kamis (5/4/2018).

Begitu juga dengan aksi bela Islam yang rencana akan digelar pada Jumat 6 April besok atau yahh disebut AB 64 tetap berlanjut. Tujuan aksi itu meminta polri agar segera memproses laporan yang sudah ada dan segera menetapkan Sukmawati sebagai tersangka sekaligus menahannya.

Dikatakan Habib Novel, yang dapat menghentikan aksi unjuk rasa itu bukan permintaan maaf dari Sukmawati melainkan sikap tegas polisi terhadap penista Agama Islam. Apabila polisi cepat menetapkan Sukmawati sebagai tersangka mala otomatis umat Islam tidak perlu menggelar aksi demonstrasi.

Terkait :   Pemain Basket Timor Leste Keluhkan Kemacetan Jakarta, Apakah Itu Penyebab Kekalahan Mereka

“Dari situ kita melihat respon dari kepolisian, kalau polisi segera menetapkan tersangka apalagi menahan Sukmawati maka persoalan itu kami anggap bahwa polisi ini menegakkan hukum dengan sebenar-benarnya dan polisi serius,” terangnya.

Habib Novel menambahkan, Sukmawati harus dipenjara agar bisa menjadi pelajaran kepada orang lain untuk tidak main-main dengan agama, agar lebih berhati-hari dalam bertutur kata. Puisi Sukmawati itu salah satu contoh dari ketidak hati-hatian sehingga menyakiti umat Islam.

“Karena kalau ini dibiarkan akan terus berlanjut kepada orang-orang yang lain dengan seenaknya menghina agama Islam kembali,” pungkasnya.

Sekedar informasi, puisi kontroversi itu dibaca Sukmawati di Jakarta Convention Center (JCC) saat acara 29 tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia, Fashion Week 2018. Puisi itu menuai kecaman dan bahkan dilaporkan ke polisi.

Jelang beberapa hari kemudian, Sukmawati langsung menyampaikannya permintaan maaf kepada seluruh umat muslim di Indonesia. Sambil berderai air mata, ia mengaku menyesal dan tidak ada niat sedikitpun untuk menghina umat Islam di Indonesia.

Sumber : kababerita.com

1
100%
like
0%
love
0%
haha
0%
wow
0%
sad
0%
angry
Portal Direktori UKM Indonesia

#Follow News : Riau | Berita Riau | Pekanbaru | Berita PekanbaruKampar | Siak | Walikota Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Portal Berita RiauPortal Berita Pekanbaru

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan| Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

Loading...

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.