Kecaman Keras Lurah Talang Mandi: PT. PCR Dianggap Kejam Dan Tidak Bertanggungjawab

196
0

ِPortal Berita Riau
Bagikan:

Berita Riau, Bengkalis – Semestinya Pabri yang beroperasi di lingkungan masyarakat, juga harus memikirkan masyarakat sekitar Pabrik, terutama dari bahaya limbah yang apabila penanganannya tidak tepat maka dampaknya akan dirasakan oleh Masyarakat yang ada disekitar bangunan Pabrik.

Seperti yang terjadi di Desa Sibanga Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis ini yang mana masyarakat sekitar Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. PCR Merasa sangat resah karena limbah industri dari pabrik tersebut diduga mencemari Kolam dan lahan warga.

Pasalnya keresahan warga semakin memuncak ketika keluhan dan tuntutan warga sekitar yang merasa dirugikan akibat dampak dari limbah PKS PT PCR seakan tidak digubris oleh pihak Perusahaan.

Padahal pengajuan Tuntutan Ganti Kerugian sudah dilakukan sejak Tahun 2017 yang lalu di perkirakan sekitar 23-30 Kepala Keluarga (KK) yang bekerja sebagai Petani padi yang mengalami gagal panen diduga akibat dari dampak pencemaran lingkungan dari limbah PKS PT PCR yang ada di Sibanga Duri ini.

Terkait :   Selain Menjadi Pelaku KDRT, Ternyata Pria Ini juga Sebagai Pengguna Narkoba

“Meskipun sudah kedua kalinya masyarakat mengajukan komplainnya ke pihak Perusahaan namun belum ada tanggung jawab dari perusahaan untuk menganti kerugian warga yang diduga akibat dampak dari limbah PKS tersebut,” Terang Lurah Talang Mandi.

Dikatakan Adik Suwito selaku Lurah Talang Mandi, bahwa masyarakat Petani padi sangat merasa dirugikan akibat limbah PKS yang diduga mencemari lingkungan sehingga membumi hanguskan tanaman warga pada bulan Juni Tahun 2017 lalu, sehinga berdampak warga gagal panen.

Menurutnya, dirinya dari pihak Kelurahan Talang Mandi sudah turun ke lapangan untuk mengambil Sampel limbah tersebut, dan awal Januari 2018 Kembali terjadi dugaan pencemaran lingkungan akibat dari limbah PKS PT PCR.

Terkait :   Polisi Dan Mahasiswa Nyaris Baku Pukul di Gedung DPRD Riau!

“Pihak Masyarakat juga kembali mengajukan klaemnya untuk meminta Pertanggungjawaban dari pihak Pabrik Kelapa Sawit PT PCR  akibat limbah yang baru-baru ini, bahkan kami dari pihak Kelurahan juga sudah dua kali memanggil pihak Management Perusahaan melalui Humasnya,” terangnya.

Lebih lanjut lurah mengatakan, bahwa dirinya juga sangat merasa kesal dengan pihak Management Perusahaan, mereka tidak memiliki niat baik untuk bertanggungjawab terhadap Warga yang menjadi korban yang terkena limbah pabrik PT PCR.

“Baru satu Perusahaan yang saya dapatkan seperti ini, PT. PCR masuk tergolong sangat kejam terhadap Warga kami, mereka tidak menghiraukan, tidak menggubris, tidak peduli dengan Warga Masyarakat lingkungannya, bahkan beberapa kolam warga di lingkungan perusahaan yang merasakan kerugiannya akibat dugaan pencemaran limbah dari pabrik PT PCR ini tidak dipedulikan oleh mereka,” ujarnya.

Sumber : Berseri Pos