Menyedihkan! “Jangankan Untuk Menabung, Makan Saja Sudah Susah”

263
0

ِPortal Berita Riau
Bagikan:

Duri, Bengkalis (Berseripos.co.id)

Keterpurukan Ekonomi dan Dampak dari IT (Informasi Dan Teknologi), pelayanan Jasa Online yang semakin hari-semakin merebak membuat para pedagang mulai usaha menengah dan pedagang kaki lima merasa kebingungan, yang mana dalam hal tersebut Pedagang Online siap antar jemput barang dan makanan bagi pemesan.

Hal ini sangat berpengaruh besar bagi pedagang yang menyajikan dagangannya baik Toko dan Pedagang Kaki Lima.

Seperti yang dialami salah seorang pedagang kaki lima, Ade (24). Kepada Berseripos.co.id, Rabu (1/11/2017) Ade menceritakan keluh kesah dan pengalamannya.

“Saya rela meninggalkan kampung halaman Sumbar untuk mencari nafkah ke kota Duri yang hanya bermodalkan semangat dan keterampilan menjadi seorang seniman Tato dan Pedagang Topi dengan harapan dapat merubah hidup dan meraih sukses, namun harapan tersebut hanya berupa angan-angan dan sekarang ini pembelo sangat sepi, ngak seperti dulu, Jangankan untuk menabung, buat makan saja sudah mulai terasa susah,” keluhnya.

Terkait :   Mobil Istri Kapolres Kampar Dihantam Truk

Menurutnya, hal ini berbeda ketika pertama kali dirinya datang ke kota duri, dalam satu hari penghasilan saat itu sekitar Rp. 800.000.000,00 (Delapan Ratus Ribu Rupiah dan bisa mencapai Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah), sehingga dapat menabung sedikit demi sedikit dan membantu orang tua yang tergolong susah dikampung.

“Saya sangat berharap, semoga ekonomi masyarakat Mandau kembali normal dan saya dapat bertahan hidup dan terus menjalankan usaha saya,” tutupnya. (Bagus Tian.S)