Koranriau.com, Usai pulang liburan dari Pulau Pasumpahan, seorang warga Pariaman kemudian mengalami demam tinggi dan sesak nafas. Mengingat gejala yang ada mirip dengan COVID-19, maka RSUD Pariman langsung merujuk pasien ke RSUD M Djamil Padang.

“Pasien warga Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, dirujuk ke RSUP Djamil Padang,” kata Direktur RSUD Pariaman dr Indria Veluntina di Pariaman, Selasa.

Informasi yang didapat olehnya, pasien yang berjenis kelamin laki laki (24) ini sebelumnya pergi ke Pulau Pasumpahan dengan teman-temannya dan pulang dengan demam tinggi yang suhunya mencapai 39 derajat celsius yang disertai sesak nafas.

Meski yang bersangkutan dirujuk ke RSUP Djamil namun untuk dinyatakan positif terinfeksi virus Corona perlu hasil dari pemeriksaan laboratorium.

Terkait :   Korban Corona Pertama Meninggal di Indonesia:WNA 53 tahun

“Jadi belum positif karena harus ada pemeriksaan,” katanya.

“Ini merupakan pasien suspect pertama yang kami kirim ke RSUP Djamil,” ujarnya.

Sebelumnya RSUD Kota Pariaman meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi pasien yang teridentifikasi terkena virus corona.

“Semua rumah sakit di Sumbar diminta untuk mewaspadai kemungkinan masuknya virus ini,” kata Direktur RSUD Pariaman dr Indria Velutina di Pariaman.

Indria mengatakan meskipun RSUD Kota Pariaman bukan rumah sakit rujukan penyakit infeksi emerging atau PIE (flu burung, flu babi, Mers-CoV, Ebola dan lainnya) namun pihaknya tetap meningkatan kewaspadaan dan jika menemukan ada pasien indikasi terserang virus itu maka akan dikirim ke rumah sakit rujukan.

Ia menyebutkan untuk di Sumbar terdapat dua rumah sakit yang dijadikan rumah sakit rujukan PIE yaitu Rumah Sakit Umum Pusat Dr M Djamil Padang dan RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi.

Terkait :   Untuk Curi 3 Poin dari Markas Genoa, AC Milan Mati-Matian Berusaha

Sumber: antara.com