Koranriau.com, Maraknya virus corona berdampak pada persediaan masker dan pembersih tangan atau hand sanitizer di Pekanbaru, Provinsi Riau. Dua barang itu jadi langka, kalau pun ada dijual dengan harga mahal.

Menindaklanjuti hal itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau tidak tinggal diam. Tim diturunkan ke lapangan untuk mengerahui penyebab kelangkaan masker dan hand sanitizer.

“Kasubdit I sedang bergerak dan koordinasikan dengan Disperindag untuk mengetahui ada atau tidaknya aturan yang dilanggar,” ujar Wakil Direktur Reskrimsus Polda Riau, AKBP Fibri Karpiananto, Selasa (3/3).

Dari hasil pantauan sementara di Pekanbaru, memang ada kenaikan harga masker. Namun, sejauh ini belum ditemukan adanya penumpukan masker dan hand sanitizer oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Terkait :   Pulau Pramuka Akan Dijadikan Pusat UKM, Yang Dijanjikan Sandiaga Uno.

“Kami sudah cek beberapa gudang. Untuk masker, dari aktivitas penjualan sudah terjual dan didistribusikan. Belum ditemukan penimbunan,” ujar Kasubdit I, AKBP Asep Iskandar.

Seandainya ada penimbunan dalam jumlah yang banyak, kata Asep, akan dilakukan upaya hukum. Namun ia mengimbau distributor dan pedagang untuk menjual masker kepada masyarakat.

Terkait harga HET masker, Asep mengaku tidak mengetahuinya. Menurutnya, harga disesuaikan dengan kualitas masker yang dijual. “HET tergantung jenis, kalau bagus tentu mahal. Saat ini ada uang biasa harga Rp 2000 per lembar, sekarang jadi Rp 10.000,” kata Asep.

Sumber : riau.haluan.co