Koranriau.com, Hanya dalam waktu satu hari, jumlah pasien virus corona baru (covid-19) di Italia naik 50%, pada Minggu (1/3/2020). Sehingga total kasus menjadi 1.694 orang dengan kematian 34.

Meski begitu, kepala Badan Perlindungan Sipil Angelo Borelli mengatakan, 83% dari mereka telah pulih dari infeksi.

Sejak Italia terkena epidemi ini, masyarakat seluruh Eropa merasa khawatir, terlebih pejabat kesehatan menemukan adanya kasus di Republik Ceko, Lukesemburg, Jerman dan Inggris pada hari yang sama.

Lukesemburg menjadi negara di Eropa terbaru yang mengkonfirmasi kasus virus pertamanya, yaitu seorang lelaki yang baru saja kembali dari Italia melalui bandara Charleroi di Belgia. Sekarang pria 40 tahun tersebut dikatakan baik-baik saja.

Terkait :   Haminoumna Abdul Rahman WNA Asal Aljazair Nekat Berenang dari Timor Leste ke Australia

Sedangkan Republik Ceko juga ‘tergabung’ dalam daftar 60 negara baru yang mendeteksi virus corona. Menurut Menteri Kesehatan Ceko Adam Vojtech, mengonfirmasi ada tiga orang yang telah diperiksa positif virus.

Untungnya, lapor South China Morning Post, tidak ada kasus di tersebut yang menjadi serius.

Secara keseluruhan, jumlah kasus di Eropa telah meningkat meski pemerintah telah melakukan pembatalan atau penundaan beberapa peristiwa besar, termasuk Pameran otomotif Geneva International Motor Show (GIMS), Mobile World Congress di Barcelona dan pameran furnitur tahunan Milan.

Museum Louvre di Paris pun terpaksa harus tutup pada Senin setelah para pekerja berhenti bekerja karena merasa khawatir dengan wabah corona.

Terkait :   Pria Pengangguran Ini Saat Diperiksa Kantong Celananya, Polisi Dumai Temukan Bukti Ini !

Sumber : Suaracom