Koranriau.com, Pihak kepolisian mengamankan seorang warga Pelalawan, Riau, karena menyebarkan hoaks yang membuat warga resah. Pria bernama Syawal ini menyebar berita bohong di media sosial (medsos) tentang keberadaan Harimau Sumatera berkeliaran.

Akibat berita yang disebarkan Syawal, membuat tim gabungan dari pihak kepolisian, TNI dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan warga mencari keberadaan si raja hutan. Namun setelah dicari, tidak ditemukan tanda tanda keberadaan sibelang.

“Kita bersama polisi mengamankan Syawal karena menyebarkan berita hoaks. Saat ini yang bersangkutan berada di Polsek Pangkalan Kuras,” kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono kepada Okezone, Jumat (28/2/2020).

Akibat informasi yang sengaja disebar Syawal membuat warga resah. Camat Pangkalan Kuras dan kepala desa setempat sempat bersama mencari keberadaan harimau yang disebut dilihat di berbagai titik. Pada 25 Februari tim melakukan Desa Kuala Tolam dan perusahaan sawit PT SBP tidak ditemukan tanda tanda harimau.

Terkait :   Terbangun di Bawah Ban Truk

Keesokan harinya pada 26 Febuari 2020, tim kembali melakukan mitigasi di berbagai lokasi yang disebut ada harimau. Karena keterangan warga, ada lima ekor harimau yang berkeliaran.

Tim kemudian meminta Syawal untuk menunjukkan bukti, karena sebelumnya kabarnya ada menyimpan foto dan video. Syawalpun menunjukan yang menurut pengakuannya hasil ‘jepretannya’.

“Setelah diselidiki ternyata adalah semua hasil editan. Video dan fotonya merupakan penampakan harimau di kasawan konservasi Zambrut di Siak beberapa waktu lalu,” imbuhnya.

Tim gabungan juga menelusuri jejak yang disebut adalah tapak harimau. Setelah ditelusuri jejak yang ditemukan palsu dan ada juga dari hewan lain.

Hasil penelusuran tim, jejak tersebut palsu. Ini karena tidak lazim jari depan berjumlah lima dan telapak kaki lebar dengan ukuran panjang 19 sentimeter lebar 18 sentimeter. Ada juga ditemukan jejak harimau dahan.

Terkait :   Diselamatkan dari Penyelundupan,Anak Leopard Mati di Kebun Binatang Kasang Kulim

“Pelaku mengaku melihat keluarga harimau, setelah diinterogasi akhirnya dia mengakui semua adalah cerita bohong,” tutur dia.

Sumber : news.okezone.com