Koranriau.com, Dalam beberapa hari ini Kabupaten Pelalawan dilanda berita kemunculan binatang buas sejenis Harimau ditengah pemukiman warga masyarakat.

Menindaklanjuti kehebohan tersebut, Polsek Pangkalan Kuras beserta Balai Konservasi Sember Daya Alam (BKSDA) Riau, Babinsa Sorek II juga dari PT Surya Bratasena Plantation (SBP) langsung melakukan cek dan riksa dilokasi penampakan hewan tersebut.

Hasilnya tidak ditemukan hewan buas yang bernama harimau dilokasi yang dilaporkan warga masyarakat maupun petugas jaga alat berat PT SBP.

“Jejak-jejak yg di temukan bukan jejak harimau, namun jejak tsb mirip jejak harimau akar atau kucing hutan. Menurut analisa BKSDA, ukuran jejaknya kecil dengan panjamg 6 cm, lebar 4 cm sangat berbeda dengan jejak harimau yang cukup besar dan lebar,” ujar Kasubbag Humas Polres Pelalawan Iptupol Edi Haryanto di Pangkalan Kerinci, Kamis (27/2).

Terkait :   Tingkatkan Pelyanan Dasar Publik, KPK sosialisasi Program Maruah

Namun untuk dapat memastikan lebih lanjut pihak BKSDA Riau tetap akan memasang kamera pemantau di lokasi yang di duga jejak harimau.

“Tim akan memastikan data yang akurat apakah itu memang jejak harimau atau jejak harimau akar (kucing hutan) agar jangan sampai terjadi keresahan ditengah masyarakat,” ujar Edi Haryanto seraya kembali menambahkan pihaknya beserta BKSDA, Camat dan Perusahaan akan memsosialisasikan hasil investigasi dan anaslisa temuan kepada masyarakat supaya tidak terjadi keresahan.

Sumber : haluanriau.co