Koranriau.com , PEKANBARU- Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama pihak PLN akan memutus aliran listrik di Penerangan Jalan Umum yang memakai bohlam diatas 100 wat.

“Warga kita larang memasang bohlam untuk PJU diatas 100 wat sesuai standar,” kata Kadishub Pekanbaru Yuliarso, Selasa (18/2).

Bukan hanya larangan memasang bohlam Dishub juga mengatakan untuk pemasangan PJU juga harus melalui rekomendasi dari pihaknya. Tidak bisa sembarang pasang saja. “Masih ada oknum memasang suka-suka saja, karena kurang terang 100 watt. Boleh tambah, tapi jaraknya kita atur. Urgen atau tidak nanti dipertimbangkan lagi,” katanya.

Yuliarso menerangkan, kondisi lapangan yang tak terkontrol menjadi pemicu meningkatnya tagihan listrik PJU. Seperti yang terjadi di tahun 2018 lalu yang terjadi oerbedaan pwndapat antara Dishub dengan PLN. “Sejak 2018 terjadi perbedaan pendapat antara Dishub dengan PLN, tagihan kita yang semula Rp6 miliar, Rp7 miliar, setelah ada pendataan meledak menjadi Rp12 miliar lebih setiap bulan,” kata Yuliarso.

Terkait :   Banyaknya ojol dan PKL Di Kawasan Mall SKA,Dishub Pekanbaru "Kami akan terus sterilkan lokasi di kawasan Mal SKA"

Sumber : haluanriau.co