Koranriau.com ,Otoritas China melaporkan ada 98 kematian baru akibat virus corona di wilayahnya, sehingga jumlah korban tewas secara global bertambah menjadi 1.873 orang. Sejauh ini, lebih dari 73 ribu orang terinfeksi virus corona di wilayah China daratan dan sedikitnya 26 negara lainnya.

Seperti dilansir CNN dan media nasional China Global Television Network (CGTN), Selasa (18/2/2020), Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan sejauh ini 1.868 orang meninggal akibat virus corona di wilayah China daratan.

Lima orang lainnya meninggal dunia di Filipina, Hong Kong, Jepang, Prancis dan Taiwan. Secara global, total 1.873 orang meninggal hingga Selasa (18/2) waktu setempat.

Dari 98 kematian baru yang dilaporkan otoritas China, sekitar 93 orang meninggal di Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah virus corona.

Terkait :   Para Ilmuwan Hampir Ciptakan Vaksin Untuk Corona

NHC dalam laporannya juga menyebut adanya 1.886 kasus baru di wilayah China daratan, dengan 1.807 kasus di antaranya ada di wilayah Provinsi Hubei.

Tambahan kasus baru itu menjadikan jumlah total kasus virus corona di wilayah China daratan saat ini menjadi 72.436 kasus, dengan 59.989 kasus di antaranya ada di Provinsi Hubei yang terdampak virus corona paling parah.

Laporan CNN menyebut dengan adanya 889 laporan kasus virus corona di 26 negara lainnya, maka secara global kini ada 73.325 kasus virus corona yang terkonfirmasi.

Otoritas kesehatan China, seperti dilansir Channel News Asia, menyebut adanya penurunan jumlah untuk kasus baru dan pasien yang meninggal akibat virus corona di wilayahnya. Penurunan ini, menurut otoritas China, menjadi pertanda bahwa wabah ini bisa dikendalikan.

Terkait :   Bertambah,Salah Satu Warga Riau Positif Corona

Namun, Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyeses menyebut tren penurunan itu ‘harus diinterpretasikan dengan sangat hati-hati’.

Sumber : detik.com