Koranriau.com ,Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak terus dilakukan pemadaman oleh petugas gabungan Minggu (9/2).

Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya, SH, Sik, Mik menjelaskan sejauh ini tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala agni, BPBD dan Damkar serta Masyarakat Peduli Api terus berjibaku memadamkan api di lokasi tersebut.

Selain itu Kapolres mengatakan proses pemadaman sendiri terkendala dengan keterbatasan air yang sangat tidak mencukupi dan sangat jauh dari lokasi kebakaran sehingga terlebih dahulu alat berat harus membuat Embung air terlebih dahulu dengan kedalaman 6 sampai 7 meter untuk mendapatkan sumber air beber Doddy.

Adapun kendala cuaca panas dan angin yang cukup kencang membuat para petugas gabungan yang memadamkan benar-benar harus menyemprot sampai dikedalaman 2 hingga 3 meter, dan memastikan bahwa api tersebut padam karena kita ketahui bersama lahan gambut walaupun diatasnya padam belum tentu dibawahnya juga telah padam jelasnya.

Terkait :   Jokowi Akui Bahwa Ada Dua WNI yang Terpapar Corona

Kapolres mengatakan, total luas lahan yang terbakar di Desa Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit yaitu seluas kurang lebih 15 hektar.

Sampai hari ini tim dari Polres Siak bergabung dengan Polsek Sungai Apit dan dibantu juga dari Polsek Bungaraya serta Kotogasib masih turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk tidak membuka lahan baik dalam skala kecil maupun besar dengan cara membakar dan bagi masyarakat yang mengetahui tentang adanya pelaku pembakaran hutan dan lahan agar cepat melaporkan kepada aparat setempat, pungkas Doddy.

 

Sumber : haluanriau.co