Koranriau.com ,Saat ini, virus corona merupakan virus paling ditakuti oleh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan virus corona sebagai darurat global. Di Wuhan virus corona mengakibatkan jumlah pasien terus bertambah.

Hal ini pasti membutuhkan tenaga dokter dan perawat lebih ekstra untuk merawat pasien. Seorang suster di Rumah Sakit China harus rela menerima efek samping usai memakai kacamata pelindung wajah yang menyebabkan luka. Berikut ulasan selengkapnya.

Kenakan Pakaian Tebal dan Berat

Perawat di Wuhan, China menghabiskan waktunya untuk menolong pasien yang terinfeksi virus corona. Hal ini membuat para tim medis sepakat dalam mengenakan pakaian pelindung tebal dan berat.

Tak hanya itu, untuk mencegah penyebaran virus mereka juga mengenakan kacamata yang diikat sangat eat di sekitar kepala.

Terkait :   AS Siapkan 4 Instalasi Militer Untuk Lokasi Karantina Virus Corona

Wajah Lebam
Banyaknya pasien yang terus bertambah jumlahnya, mengharuskan suster bekerja lebih ekstra membantu dokter di China. Dengan begitu, mereka harus menggunakan masker kacamata pelindung selama bekerja.

Padahal mereka bekerja hampir tak mengenal waktu. Terlalu lama memakai masker pelindung membuat wajah suster lebam. Terlihat plester membalut beberapa titik di wajahnya.

Berbekas di Wajah

Masker keamanan yang digunakan para petugas medis dalam jangka waktu lama meninggalkan bekas pada wajah mereka.

Seperti unggahan akun Twitter @CGTNOfficial pada Minggu (2/2) lalu, memperlihatkan bekas masker di bagian pipi petugas medis dan membuat kantong mata mereka lebam.

Terlalu lama mengenakan baju pengaman dan masker bahkan bagian jari-jari mereka hingga mengerut.

Terkait :   Waspada,Tercatat 16 Orang Warga Sumbar Penderita HIV

Sumber : merdeka.com