Koranriau.com,PEKANBARU – Pihak sekolah tidak dibenarkan melakukan penahanan ijazah siswa, apapun itu masalah yang menjadi alasan penahanan nya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Kamis (6/2), dia menanggapi terkait adanya kasus penahanan ijazah yang dialami oleh salah satu siswa SMP Negeri 25 Pekanbaru.

“Apapun masalahnya, yang namanya ijazah tidak boleh ditahan. Ijazah itu hak siswa yang harus diberikan,” kata Jamal.

Permasalahan yang terjadi di SMP Negeri 25, sebut Jamal, merupakan miskomunikasi antara orang tua dengan pihak sekolah. Namun, untuk saat ini ijazah telah diberikan kepada siswa.

“Kita minta agar ijazah itu diberikan dan sekarang sudah diberikan kepada orang tua siswa. Karena ini bukan masalah uang SPP,” Jelasnya.

Terkait :   Yang Pinjamkan Pesawat Pribadi Antar Jenazah Sridevi, Jadi Ini Orangnya!

Pihaknya, akan melakukannya evaluasi terhadap Kepala. Sekolah yang tetap menahan ijazah. Dan dia pun mengakui adanya beberapa sekolah yang masih menahan ijazah siswa.

“Sekali lagi saya sampaikan, apapun alasannya sekolah tidak dibenarkan melakukan penahanan ijazah, tidak terima rapor. Tapi laporkan ke kita dulu lah, kan ada tahapan dan kajiannya,” Singkatnya.

Sumber : haluanriau.co