Koranriau.com Pekanbaru, Riau diduga bermain aplikasi Tik Tok bergaya erotis. Akibatnya, satu dari dua siswi tersebut dipindah karena dianggap melanggar disiplin.

Video Tik Tok kedua siswi ini beredar di internal sekolah. Murid-murid di sekolah itu heboh, hingga akhirnya keduanya dipanggil kepala sekolah. Sekolah sempat memutuskan keduanya dikeluarkan dari sekolah, namun Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru hanya mengizinkan satu anak dipindah sekolah, sementara satu anak lainnya harus tetap bersekolah.

“Bukan dikeluarkan ya, tapi kita pindahkan. Tapi bukan kedua siswi yang dipindahkan, hanya satu saja,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru, Abdul Jamal yang dilansir detikcom, Rabu (29/1/2020).

Jamal menjelaskan, semula kedua siswi tersebut akan dipindahkan. Namun, karena salah satu siswa berada di tingkat akhir, maka keputusan itu diurungkan.

Terkait :   Luar Biasa! Satgas Karhutla Pelalawan Kembali Berjibaku Padamkan Api

“Untuk kelas 9 masih tetap dilanjutkan untuk belajar SMP. Iya itu (pertimbangan menjelang ujian nasional),” kata Jamal.

“Hari ini sudah kita setujui pindah. Awalnya memang keduanya akan dipindahkan,” imbuhnya.

Jamal mengatakan berdasarkan keterangan dari pihak sekolah, kedua siswi tersebut sudah berulang kali melanggar peraturan. Bahkan, keduanya sudah pernah membuat surat perjanjian agar tidak mengulangi kesalahan yang sama yang diteken kedua orang tua siswi tersebut.

“Kan masing-masing sekolah punya peraturan yang sudah disepakati dengan siswa. Sehingga aturan yang sudah disepekati harus diikuti. Kita tidak memberhentikan keduanya, karena perundangan yang ada anak-anak wajib bersekolah. Namun dalam urusan ini satu di antara mereka kita pindahkan,” kata Jamal.

Terkait :   Menjelang Imlek, Harga Jual Emas Antam Turun Jadi Rp 768.000 Per Gram

Ditanya soal dugaan keduanya bermain aplikasi Tik Tok bergaya erotis, Jamal mengaku tidak tahu pasti. “Kalau soal itu silakan tanya ke sekolah, mereka yang lebih tahu,” tutup Jamal.

Sumber : detik.com