Koranriau.com – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan KH Dewantara, tepatnya parit 13 Tembilahan Hilir menewaskan seroang pelajar bernama Andrean Aprilian, sempat menghebohkan warga setempat.

Siswa SMKN I Tembilahan tersebut mengalami pendarahan yang cukup serius hingga dibawa ke rumah sakit dalam keadaan kritis.

Untuk mengungkapkan peristiwa tersebut, Sat Lantas Polres Indragiri Hilir gelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk mengetahui apakah kecelakaan tunggal atau ada pihak lain yang mengakibatkan lakalantas tersebut.

Kasat Lantas, AKP Rosna Meilani SIK, peristiwa kecelakaan tersebut berawal saat korban bergerak dari arah M Boya menuju Swarna Bumi. Sesampainya di TKP di Jalan KH Dewantara dalam kondisi yang sedang hujan, sepeda motor yang dikendarai Adrean tergelincir dan hilang kendali.

Terkait :   Darmawan Kecewa! Tanpa Izin dan Koordinasi Tiang PLN Terpasang di Pekarangan Rumahnya

“Selanjutnya, sepeda motor yang sudah hilang kendali menabrak sepeda motor lainnya yang datang dari arah berlawanan,” jelas AKP Rosna seraya mengungkapkan peristiwa terjadi sekitar pukul 16.05 WIB.

Berdasarkan hasil analisis setelah dilakukannya olah TKP oleh pihak Sat Lantas Polres Inhil, tragedi yang telah menghilangkan nyawa seseorang ini diduga terjadi akibat adanya human error dan adanya kondisi jalan yang sedang basah karena hujan.

Sementara, diketahui pula ban bagian depan sepeda motor matic yang dikendarai oleh Adrean dalam kondisi gundul dan rem belakang tidak cakram.

Sumber : haluanriau.co