Koranriau.com ,PEKANBARU – Sekitar 40 persen tenaga harian lepas (THL) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru dipecat tak bekerja maksimal. THL yang dipecat tersebut digantikan dengan THL baru yang bekerja tanpa libur dalam setahun ini.

“Kemarin itu, kami mengocok ulang semua THL. Artinya, THL yang lama tidak bekerja lagi dengan kami sekitar 40 persen,” kata Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin di kantornya, Kamis (16/1/2020).

Berarti, ada 40 persen THL yang baru. Dengan THL baru ini diharapkan gerakan sekarang lebih baik dari gerakan tahun lalu.

“Para THL ini dibayar setiap hari selama 365 hari,” ujar Ami, sapaan akrabnya.

Diberitakan sebelumnya, Bapenda Pekanbaru berambisi mengejar target tahun ini yaitu sebesar Rp826 miliar. Dengan ambisi itu, maka 200 tenaga harian lepas (THL) yang telah direkrut bekerja tanpa libur selama satu tahun ini.

Terkait :   Polsek Tambang Ringkus Pelaku Curas Terhadap Sopir Truk

Sekretaris Bapenda Pekanbaru Nofrendike Prakarsa, Minggu (12/1/2020), mengatakan, sesuai arahan pimpinan, Bapenda meningkatkan kemampuan THL yang ada. Di samping itu, Bapenda juga merekrut tambahan THL.

“THL lama dan baru bersama-sama mengikuti seleksi. Akhirnya diterima 200 orang,” ungkapnya.

Honor 200 THL ini diberikan selama satu tahun kalender. Artinya, para THL dituntut agar bekerja lebih ekstra.

“Mereka tetap masuk kantor pada hari Sabtu dan Minggu. Kami akan melalukan pengawasan cukup ketat,” ujarnya.

Para THL tidak ada alasan tidak masuk kantor. Karena di dalam perjanjian kontrak, jika lima hari tanpa keterangan tidak masuk, maka Bapenda berhak memberhentikan secara sepihak.

“Dengan potensi yang ada saat sekarang ini, tidak ada lagi kawan-kawan pelaksana atau pejabat pengawas untuk tidak mengoptimalkan THL. Sehingga, hari demi hari sampai, kita bisa mencapai target pajak daerah di angka Rp826 miliar. Sesuai permintaan walikota bahwa tahun ini harus tercapai,” tegas Dike.

Terkait :   Waspada, Satu Persatu Warga Jakarta Timbulkan Gejala Virus

Sumber : riau24.com