KORAN RIAU – Ruas jalan Solo-Semarang, tepatnya di pertigaan PT Wika Mojosongo kembali menelan korban jiwa. Sebuah truk kontainer melompati median jalan, lalu menabrak Puskesmas Mojosongo Kamis (25/7) pagi.

Akibatnya seorang perempuan meninggal dunia di tempat setelah tergencet truk kontainer bermuatan tersebut. Tak hanya itu, dua orang juga mengalami luka-luka karena tertimpa reruntuhan puing bangunan rumah sakit yang roboh lantaran ditabrak.

Korban meninggal diketahui bernama Irza Laila Nur Trisna Winandi, 21, warga Perumahan Bumi Singkil Permai II RT 06 RW 11 Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota.

Dilansir dari Radar Solo (Jawa Pos Group), Mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) ini mengembuskan nafas terakhir beberapa jam sebelum melaksanakan ujian atau sidang skripsi yang telah dijadwalkan pada pukul 10.00.

Terkait :   Akibat PLN Rubah Jadwal Pemadaman Dibangkinang.

Truk kontainer yang diduga mengalami rem blong melompati median jalan dan menabrak Puskesmas Mojosongo di jalan Solo-Semarang . Saat kejadian, Irza Laila tengah berada di halaman puskesmas tersebut.

Nana, salah satu pegawai Puskesmas Mojosongo mengatakan, korban yang merupakan puteri pasangan Nur Rohman dan Dwi Yani Merbaningrum itu sedianya akan melaksanakan ujian skripsi di kampusnya pada pukul 10.00. Dwi, ibu korban yang bekerja di puskesmas setempat rencananya juga akan mengantarkan puterinya mengikuti ujian skripsi ke kampus.

Akan tetapi, sebelum berangkat, Dwi terlebih dulu mengikuti apel pagi di Puskesmas. Serta memohon izin kepada pimpinan untuk mengantarkan puterinya yang akan menghadapi ujian penentuan selama kuliah.

“(Bu Dwi, Red) ke puskemas diantar puterinya ini. Setelah apel, keduanya berencana langsung ke kampus untuk melaksanakan ujian,” ujarn Nana.

Terkait :   Kantor Kas Syariah Bank Riau Kepri Universitas Abdurrab, Telah Diresmikan Pelaksana Tugas Walikota Pekanbaru

Namun, takdir berkata lain. Sesaat setelah apel selesai, peristiwa tak diinginkan terjadi. Sebuah truk kontainer dengan kecepatan tinggi tiba-tiba menerjang masuk halaman puskesmas dan menabrak musala.

Korban yang tengah berdiri di dekat sepeda motor di halaman puskesmas menunggui ibunya yang berjalan dari halaman belakang usai apel tak bisa menyelamatkan diri.

“Dia (korban) malah berteriak ‘Ibu lari, bu. Ibu lari’,” papar Nana menirukan korban.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer mewakili Kapolres AKBP Kusumo Wahyu Bintoro menyatakan, evakuasi truk kontainer tersebut sangat sulit. Bagian depan truk yang rusak parah menjadikan proses evakuasi berjalan lama.

“Cukup sulit untuk mengevakuasi truk kontainer bermuatan kapas seberat 28 ton ini,” kata Kasat. (R02/Jawapos.com)

Sumber:RIAUSKY.COM