K0RAN RIAU, SELATPANJANG-Hingga hari ke tiga, tim gabungan masih berjibaku memadamkan api di Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kuatnya hembusan angin menjadi musuh utama mereka dalam memadamkan Karhutla di wilayah tersebut.

Alhasil, personil BPBD terpaksa harus menginap di lokasi.

Menurut Kalaksa BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Edy Afrizal, ia telah menempatkan personilnya selama 2 malam di lokasi.

“Sudah dua malam personil menginap di loakasi, angin kencang menyulitkan kami dalam memadamkan api. Kemungkinan personil masih menginap lagi malam ini di lokasi,” ujar Edy Afrizal, Rabu (29/8/2018).

Menurut Edy, kencangnya hembusan angin membuat api kembali berkobar.

Api yang berkobar tersebut kata Edy, berasal dari bara pohon-pohon yang terbakar.

Terkait :   Gunung Anak Krakatau Melakukan Erupsi, Masyarakat Diminta Menjauh

“Tunggul-tanggul kayu ternyata masih menyimpan api, meskipun telah disiram namun masih ada juga menyisakan bara,” ujarnya.

Sumber : TriibunPekanbaru.com