KORAN RIAU, PEKANBARU – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berhasil memberikan pemasukan ke kas negara senilai Rp 4 Miliar dari penegakkan di bidang Pidana Umum (Pidum).

Penerimaan negara dari sektor bukan pajak ini diperoleh dari pembayaran denda perkara kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini.

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Riau, Zainul Arifin mengatakan, uang denda tersebut, diserahkan oleh terpidana kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bengkalis.

Kasus ini menjerat dua orang tersangka, yang melibatkan perusahaan PT NSP.

Selain itu, Zainul Arifin juga menyebut, di tahun 2018 ini, jajaran Kejati Riau telah menangani 2.221 perkara pidana umum.

“Pemasukan terhadap negara, Bengkalis baru-baru ini sudah mengeksekusi senilI Rp 4 Miliar. Pembayaran denda Karhutla,” sebutnya.

Terkait :   Sudah 15 Tersangka Pembakar Lahan di Riau Diamankan

Sebelumnya perusahaan ini tersangkut kasus Karhutla dan telah menjalani proses sidang.

Sementara, khusus untuk oetkara Pidum lainnya, Kejati telah mengurus pra penuntutan sebanyak 3.907 perkara.

Khusus untuk perkara yang telah masuk dalam tahapan penuntutan sebanyak 2.892, dan perkara yang telah dieksekusi sebanyak 2.221 perkara.
Sumber : TribunnewsPekanbaru.com